KA Galunggung Anjlok di Stasiun Bumiwaluya Garut, Perjalanan Kereta Terganggu

Asep Juhariyono ยท Kamis, 15 Agustus 2019 - 13:17 WIB
KA Galunggung Anjlok di Stasiun Bumiwaluya Garut, Perjalanan Kereta Terganggu

Ilustrasi kereta api anjlok. (Foto: Okezone)

TASIKMALAYA, iNews.id – Kereta Api (KA) Galunggung relasi Kiaracondong Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), anjlok, Kamis (15/8/2019), pukul 08.14 WIB, tak jauh dari Stasiun Bumiwaluya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. Kejadian ini sempat membuat sejumlah perjalanan kereta api melalui jalur selatan tertunda.

Kereta yang anjlok dalam perjalanan membuat 77 penumpang panik. Para penumpang langsung turun dari gerbong, sesaat setelah kereta berhenti. Beruntung saat kejadian kereta api melaju perlahan dengan kecepatan sekitar 5 kilometer (km) per jam sehingga tidak menimbulkan kerusakan parah pada bantalan rel.

“Para penumpang tadi panik dan langsung turun dari kereta,” kata warga Garut, Musta’in.


BACA JUGA: Jalur Selatan Lumpuh akibat KA Lodaya Anjlok di Nagreg Bandung


Sejumlah petugas dari tim PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop II Bandung yang datang ke lokasi kejadian berhasil memisahkan gerbong yang anjlok. Dua gerbong terakhir akhirnya dievakuasi ke Stasiun Cibatu Garut.

Sementara lokomotif dan beberapa gerbong lainnya kembali melanjutkan perjalanan ke Stasiun Tasikmalaya dengan membawa 77 orang penumpang.

Petugas berusaha mengevakuasi satu gerbong yang anjlok dengan menggunakan sejumlah peralatan. Saat proses evakuasi, perjalanan sejumlah kereta terhambat seperti KA Lodaya relasi Bandung-Yogyakarta-Solo dan KA Argo Wilis relasi Bandung-Gubeng, Surabaya. Setelah petugas berhasil mengevakuasi gerbong kereta yang anjlok ddari rel, perjalanan sejumlah KA yang sempat terhambat, kembali lancar.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero), Noxy Citrea mengatakan, KA Galunggung anjlok karena ada dua as kereta yang keluar dari rel, tepatnya di kereta nomor tiga dari belakang. Petugas telah mengevakusi kereta yang anjlok sehingga perjalanan kereta kembali lancar.


Editor : Maria Christina