Kasus Suap Wali Kota Budi Budiman, KPK Geledah RSUD Tasikmalaya

Ilma De Sabrini, Antara ยท Kamis, 25 April 2019 - 13:58 WIB
Kasus Suap Wali Kota Budi Budiman, KPK Geledah RSUD Tasikmalaya

Petugas KPK memasuki ruangan untuk melakukan penggeledahan di RSUD dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (25/4/2019). (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/nz)

TASIKMALAYA, iNews.id – Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah RSUD dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (25/4/2019). Penggeledahan ini diduga terkait kasus suap pengurusan dana alokasi khusus (DAK) dan dana insentif daerah (DID) Kota Tasikmalaya yang menjerat Wali Kota Budi Budiman.

Sejumlah ruangan yang digeledah petugas KPK yakni ruang kerja Direktur RSUD Wasisto, Kabag sekretariat, Kasubag Rumah Tangga dan Kasubag Perencanaan Pelaporan dan Evaluasi (PPE). Sejumlah pintu yang tampak disegel kembali dibuka petugas.

BACA JUGA: Geledah Kantor Wali Kota Tasikmalaya, KPK Sita Dokumen soal Anggaran

Sehari sebelumnya penggeledahan juga dilakukan di tempat yang sama usai KPK menyambangi Kantor Wali Kota Tasikmalaya dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Saat itu, kedatangan KPK mengejutkan karyawan, dokter dan perawat hingga pasien, Rabu (24/4/2019) pukul 12.00 WIB.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, dari penggeledahan itu pihaknya mengamankan sejumlah dokumen terkait pembahasan anggaran. Namun mantan aktivis Indonesian Corruption Watch (ICW) belum membeberkan secara rinci penyelidikan kasus tersebut.

Diketahui, sebelumnya beredar kabar KPK telah mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) terkait penetapan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman sebagai tersangka pemberi suap kepada terpidana Yaya Purnomo. Yaya terjerat kasus suap dalam pengurusan DAK dan (DID) Kota Tasikmalaya.


Editor : Donald Karouw