Kebakaran yang Tewaskan 3 Orang di Sukabumi Diduga Aksi Bunuh Diri

Antara ยท Rabu, 20 Februari 2019 - 14:22 WIB
Kebakaran yang Tewaskan 3 Orang di Sukabumi Diduga Aksi Bunuh Diri

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

SUKABUMI, iNews.id – Fakta mengejutkan terungkap berdasarkan hasil penyelidikan penyebab kebakaran satu unit rumah warga di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), Rabu (20/2/2019) dini hari. Dalam tragedi yang menewaskan tiga orang terdiri atas ayah ibu dan anak, tersingkap fakta yang terjadi bukanlah musibah namun berlatar belakang bunuh diri.

Hal tersebut menjadi bagian dari hasil penyelidikan setelah memeriksa sejumlah saksi-saksi dalam peristiwa kebakaran tersebut. Polisi menduga kasus kebakaran merupakan aksi bunuh diri dari seorang korban yang diketahui bernama Jamaludin (ayah).

"Setelah kami memintai keterangan dari sejumlah saksi, terungkap Jamal warga itu nekat mengakhiri hidupnya dan mengajak istri serta anak tirinya dengan cara membakar diri di dalam rumah karena terlilit utang," ujar Kanit Reskrim Polsek Cikembar Iptu Deni Miharja di Sukabumi, Rabu (20/2/2019).

Hasil pengembangan diketahui kronologi kejadian berawal saat almarhum Jamal pulang ke rumahnya pada Rabu (20/2/2019) pukul 01.00 WIB. Satu jam kemudian, pukul 02.00 WIB, dia melakukan aksi bunuh dirinya.

BACA JUGA: Tragedi Kebakaran 1 Rumah Warga di Sukabumi, Ayah Ibu dan Anak Tewas

Dia menyekap dan mengunci istrinya Iis (30) dan anak tirinya Rahayu dalam kamar. Kemudian menyiramkan bensin di dalam rumah dan langsung membakar diri. Korban Iis dan Rahayu yang tersekap tidak bisa melarikan diri dan ikut tewas dalam peristiwa nahas tersebut.

"Hingga kini kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti kasus kebakaran yang dipicu aksi bunuh diri. Jenazah korban akan diautopsi untuk mengungkap kasusnya," katanya.

Sementara itu, Ketua RT setempat Jajun, yang juga merupakan ayah angkat korban mengatakan, sebelum kejadian korban Iis memang kerap mengeluh suaminya banyak utang di daerah asalnya, Kota Depok. Bahkan, keberadaan Jamal pun sempat ditolak keluarganya di Depok karena terlalu banyak masalah sehingga meeka khawatir ikut terlibat.

"Kerugian akibat kebakaran ini tidak hanya rumah saja tetapi dua unit motor, barang-barang dan surat tanah saya ikut terbakar. Tapi beruntung, anak kandung saya, Desi (29) yang menginap di rumah itu berhasil menyelamatkan diri lewat pintu belakang," ucapnya.

Sementara Koordinator Pusat Pengendalian dan Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan, akibat kejadian itu nilai kerugian mencapai Rp100 juta. Saat kejadian rumah tersebut ada tujuh jiwa, empat lainnya berhasil selamat dan tiga meninggal.


Editor : Donald Karouw