Kelompok Kaos Hitam di Bandung Menggalang Massa Lewat Medsos

Billy Maulana Finkran ยท Rabu, 01 Mei 2019 - 21:25 WIB
Kelompok Kaos Hitam di Bandung Menggalang Massa Lewat Medsos

Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema. (Foto: Sindonews)

BANDUNG, iNews.id - Hasil pemeriksaan sementara kepolisian, ratusan remaja berpakaian hitam yang melakukan aksi vandalisme di Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), tergabung dengan nama Gerakan Rakyat Anti-Kolonial. Mereka melakukan penggalangan massa lewat media sosial (medsos).

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, para remaja yang melakukan aksi vandalisme ini menjadi dalang kerusuhan saat peringatan Hari Buruh di Bandung.

"Dari hasil penyelidikan polisi, kelompok massa yang berpakaian serba hitam lengkap dengan penutup wajah tersebut melakukan penggalangan massa melalui media sosial," kata Irman kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jabar, Rabu (1/5/2019).

BACA JUGA: Polisi Gunduli Anggota Kelompok Berkaos Hitam di Bandung

Massa yang berjumlah sekitar 400-500 orang tersebut memang tidak terorganisasi seperti kelompok yang lain. Namun, polisi tidak tahu secara pasti apakah para remaja ini digerakkan pihak tertentu untuk berbuat kerusuhan atau memang insiatif dari para remaja tersebut.

Menurut Irman, awalnya kelompok massa ini hanya melakukan aksi long march biasa. Namun tak lama, mereka melakukan aksi vandalisme dengan mencoret tembok, fasilitas umum hingga kendaraan. Aksi mereka kemudian memancing reaksi dari para buruh yang melintas.

BACA JUGA: Ratusan Massa Kelompok Kaus Hitam di Bandung Dijemur Polisi

"Untuk menghindari konfik sosial diantara mereka, polisi kemudian bergerak cepat dengan mengamankan massa buruh dan kelompok tersebut," ujar dia.

Sebelumnya, sekelompok pemuda yang mengenakan pakaian serba hitam masuk ke dalam aksi buruh dan diduga melakukan provokasi. Mereka juga melakukan vandalisme, sehingga polisi bertindak tegas dan menangkap para remaja tersebut. Para remaja ini digiring ke Mapolrestabes Surabaya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal