Pilgub Jabar

Ketua DPRD: Pilkada Usai, Saatnya Majukan Jawa Barat

Yogi Pasha ยท Rabu, 25 Juli 2018 - 13:30 WIB
Ketua DPRD: Pilkada Usai, Saatnya Majukan Jawa Barat

Pimpinan DPRD Jabar berfoto bersama Pj Gubernur Jabar Iriawan beserta Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar terpilih, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, usai Sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Jabar, Rabu (25/7/2018). (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)

BANDUNG, iNews.id – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat (Jabar) 2018 telah selesai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar pun telah menetapkan pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Periode 2018-2023.

Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, diperlukan sinergitas antara gubernur Terpilih dengan DPRD untuk memajukan pembangunan Jabar ke depan. Di mana antara legislatif dan eksekutif harus memiliki kesamaan visi dan misi dalam memajukan Jabar. 

"Pilkada sudah berakhir. Sekarang, saatnya kita harus membicarakan pembangunan Jawa Barat ke depan," kata Ineu usai Sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Jabar, Rabu (25/7/2018).

Ineu menyebutkan, saat ini DPRD Jabar akan segera menyelesaikan seluruh kebutuhan administrasi untuk mengirimkan berkas pengumuman KPU Jabar ke Menteri Dalam Negeri agar gubernur terpilih segera dilantik. 

Menurut dia, dibutuhkan sinkronisasi antara DPRD dan gubernur terpilih agar seluruh kebijakan di kabupaten/kota berjalan selaras. Sebab, kata Ineu, Pemprov Jabar tidak akan bisa berjalan sendiri.

Sementara itu, Gubernur Jabar terpilih Ridwan Kamil mengatakan, Pemprov Jabar siap bekerjasama dengan DPRD dengan menyinkronkan seluruh program kerja. Dia berharap, pada 2019 mendatang, seluruh program pasangan Rindu sudah 100 persen bisa terealisasi. Di antaranya memprioritaskan program infrastruktur di daerah perbatasan di Jabar selatan, pengangguran, dan mewujudkan satu desa satu perusahaan. 

"Hari ini saya sudah diperkenalkan sesuai dengan peraturan KPU dan setelah ditetapkan. Tinggal nunggu dilantik saja 17 September nanti. Tapi, seperti yang saya sampaikan di KPU ada peraturan permendagri 22/2018 yang menyatakan walau belum dilantik pasangan terpilih boleh ikut menyinkronisasikan program maka kami butuh waktu dan minta izin agar jangan diparipurnakan sebelum diisi dengan visi misi pasangan Rindu," ujar Emil. 


Editor : Himas Puspito Putra