Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan 4 Orang di Jalur Pantura Subang

Yudy Heryawan Juanda, Agus Warsudi ยท Sabtu, 01 Juni 2019 - 00:36 WIB
Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan 4 Orang di Jalur Pantura Subang

Warga berupaya mengevakuasi dua penumpang mobil Avanza yang terpanggang usai bertabrakan dengan dua sepeda motor di Pantura Subang. (Foto: iNews.id/Yudy Heryawan Juanda)

SUBANG, iNews.id - Empat orang tewas terpanggang dalam kecelakaan maut yang terjadi di jalur Pantura, Desa Tanjungrasa, Kecamatan Patokbesi, Subang, Jawa Barat, Jumat (31/5/2019).

Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Toyota Avanza putih dan dua sepeda motor pemudik dari jalur berlawanan. Setelah bertabrakan, ketiga kendaraan tersebut langsung terbakar.

Tiga kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun, yakni Avanza B 111 SZA, motor Honda Verza B 4061 FJY, dan Yamaha NMax B 6162 WOQ. Kecelakaan maut itu merenggut nyawa empat orang. Yakni, sopir Avanza, Abdul Latif (42) dan istrinya, Rustin (42). Sedangkan kedua anaknya, Gibran (10) dan Zahra (8), mengalami luka ringan.

Sementara dua korban tewas pengendara sepeda motor yaitu, Ari Sudarsono (36) warga Patikraja, Pekalongan; dan Eko Pranajaya (34) warga Kejaksan, Kota Cirebon.  

Berdasarkan penyidikan Satlantas Polres Subang, kronologi kecelakaan lalu lintas fatal itu bermula saat minibus Avanza yang dikemudikan Abdul dan membawa empat penumpang melaju di jalur Pantura Subang dari arah Cirebon menuju Jakarta. 

Saat tiba di lokasi kejadian, minibus nahas itu mengalami pecah ban. "Akibatnya, mobil oleng ke kanan melewati median jalan dan masuk ke jalur arah berlawanan. Mobil memutar dengan bagian depan menghadap ke arah Cirebon atau timur," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. 

BACA JUGA: Avanza Tabrak 2 Motor Pemudik akibat Pecah Ban di Subang, 4 Tewas Terpanggang

Kemudian, ujar Truno, bagian belakang minibus Avanza tertabrak oleh motor Honda Verza yang melaju kencang dari arah Jakarta menuju Cirebon. Sementara bagian pintu sebelah kiri tertabrak oleh motor Yamaha Nmax B 6162 WOQ dikendarai Eko Pranajaya yang juga melaju kencang dari arah Jakarta menuju Cirebon. 

Mobil Avanza dan kedua sepeda motor saat bertabrakan langsung terbakar. Sopir dan penumpang Avanza tewas, begitu juga dengan dua pengendara sepada motor. 

“Sementara pengendara sepeda motor Honda Verza yang tewas masih diidentifikasi biodatanya. Selain kehilangan nyawa, tabrakan ini juga menyebabkan kerugian materi sekitar Rp100 juta," ujar Truno.

Korban luka ringan dan meninggal dibawa ke RS Centra Medika Cikalong. Sedangkan barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Mapolsek Patokbeusi. 

Korban Abdul Latif merupakan wiraswastawan asal Kampung Cikelenting RT 03/08, Desa Watu Belah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Sedangkan Rustin, penumpang Avanza yang juga meninggal dunia, merupakan istri dari Abdul Latif. 

Sedangkan Eko Pranajaya (34), pengendara Yamaha Nmax B 6162 WOQ, pemudik asal Jakarta yang hendak mudik ke Cirebon. Berdasarkan tanda pengenal korban, Eko beralamat di Jalan Kapten Samadikun Gang Melati V Nomor 1 RT 01/09, Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.


Editor : Kastolani Marzuki