Kronologi Kecelakaan Tol Cipali, Sebagian Besar Korban Penumpang Bus Arimbi

Yudy Heryawan Juanda ยท Kamis, 14 November 2019 - 10:10 WIB
Kronologi Kecelakaan Tol Cipali, Sebagian Besar Korban Penumpang Bus Arimbi

Bus Arimbi yang mengalami kecelakaan di Tol Cipali mengalami kerusakan parah di sisi sampingnya. (Foto: iNews/Yudy Heryawan).

SUBANG, iNews.id - Kecelakaan maut yang terjadi di Tol Cipali Km 117 arah Jakarta, Kamis (14/11/2019) dini hari, disebabkan karena sopir bus mengantuk. Sebanyak tujuh orang tewas dan 26 luka-luka, sebagian besar merupakan penumpang Bus Arimbi yang melintas dari arah Palimanan menuju Jakarta.

Wakapolres Subang, Kompol Faisal Pasaribu mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. Dugaan sementara karena sopir bus Sinar Jaya dengan nomor polisi B 7949 IS dari arah Jakarta - Palimanan mengantuk, sehingga kendaraan tersebut melintas ke jalur berlawanan arah.

BACA JUGA: Bus Tabrakan di Tol Cipali, 7 Orang Tewas

"Bus keluar dari jalur, dan masuk ke jalur Palimanan - Jakarta," kata Faisal saat dikonfirmasi wartawan di Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar), Kamis pagi.

Saat bersamaan, Bus Arimbi bernopol B 7168 CGA sedang melintas, sehingga kecelakaan tidak bisa terhindarkan. Menurut dia, akibat kecelakaan tersebut, tujuh orang meninggal dunia dan 26 luka-luka. Sebagian besar korban berasal dari penumpang Bus Arimbi, karena ditabrak bagian sampingnya.

Polisi yang mendapat laporan langsung menuju TKP kecelakaan dan mengevakuasi para korban. Arus lalu lintas sempat ditutup sementara saat petugas melakukan proses evakuasi tersebut.

BACA JUGA: Kecelakaan di Tol Cipali, Bus Sinar Jaya Oleng dan Masuk ke Jalur Berlawanan Arah

"Petugas dari Ditlantas Polda Jabar bersama jajaran Polres Subang tengah melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan tersebut, dan memeriksa keterangan saksi-saksi," ujar dia.

Sementara itu, para korban dilarikan ke Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Subang, Jawa Barat. Untuk korban tewas saat ini sudah berada di kamar jenazah. Sedangkan korban luka-luka masih mendapat penanganan medis.

"Korban sebagian besar luka ringan," kata Humas RSUD Subang, Mamat Abdurachmat.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal