Macan Tutul Hitam Dilepasliarkan di Kawasan Gunung Ciremai Kuningan

Toiskandar ยท Rabu, 10 Juli 2019 - 00:34 WIB
Macan Tutul Hitam Dilepasliarkan di Kawasan Gunung Ciremai Kuningan

Macan kumbang yang diberi nama Slamet Ramadhan saat pertama kali dilepasliarkan di kawasan Gunung Ciremai, Kuningan. (Foto: iNews/Toiskandar)

KUNINGAN, iNews.id – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat melepasliarkan satu ekor macan tutul hitam (panthera pardus melas) di Kawasan Nasional Gunung Ciremai, Kuningan, Selasa (9/7/2019). Macan kumbang bernama Slamet Ramadhan ini tertangkap warga saat masuk perkampungan di Desa Sindangari, Kecamatan Kasomalang, Subang.

Petugas gabungan dari BKSDA Jabar, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) serta sejumlah relawan menempuh medan berat menuju menuju lokasi pelepasan yang berjarak 8 Km dari pemukiman warga.

BACA JUGA: Dilatih 5 Tahun, 2 Elang Bido Dilepasliarkan di Punthuk Gondang Kulonprogo

Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Indra Exploitasia mengatakan, kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai dipilih sebagai lokasi pelepasliaran macan tutul setelah melalui proses kajian panjang. Salah satu alasannya, lokasi tersebut merupakan habitat macan tutul sehingga tersedia cukup makanan.

“Hingga saat ini populasi macan di kawasan Gunung Ciremai Kuningan ini sudah ada antara empat dan lima ekor. Lokasi di sini dinilai cukup aman bagi warga karena jaraknya sekitar 8 Km dari permukiman,” ujarnya.

Kepala Taman Nasional Gunung Ciremai Kuswandono memastikan tidak aka nada serangan macan tutul meski dilepasliarakan dalam jalur pendaki di kaki Gunung Ciremai.

“Tidak akan terjadi. Lokasi pendakian dan pelepasan macan tutul berjarak dua kilometer lebih dan petugas juga memasang kawat berduri,” kata Kuswandono.


Editor : Donald Karouw