Masuki Musim Hujan, BPBD Jabar Minta Warga Waspadai Banjir dan Longsor

Yogi Pasha ยท Rabu, 07 November 2018 - 16:30 WIB
Masuki Musim Hujan, BPBD Jabar Minta Warga Waspadai Banjir dan Longsor

Jembatan di Cipatujuh, Tasikmalaya, Jabar putus diterjang banjir bandang. (Foto: Dok.iNews.id)

BANDUNG, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor seiring masuknya musim hujan. Kewaspadaan itu penting diterapkan khususnya bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Jabar Dicky Saromi mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada November ini sebagian besar wilayah Jabar sudah masuk musim hujan.

"BMKG telah memberikan informasi bahwa November ini dimulai musim hujan. Jadi awal November ini kita akan mulai masuk musim hujan," kata Dicky, Rabu(7/11/2018).

Dia berharap, masyarakat yang tinggal di daerah potensi bencana seperti banjir, longsor dan angin puting beliung untuk tetap waspada.

"Bagi masyarakat, sekali lagi kami berikan info, baik melalui BPBD maupun media sosial, bagi mereka yang melihat anomali cuaca, misalnya, hujan dengan intensitas yang tinggi, maka yang tinggal di bantaran sungai atau daerah rawan longsor diminta supaya bisa lebih waspada," ujar dia.

BACA JUGA:

5 Warga Tewas akibat Banjir Bandang dan Longsor di Tasikmalaya

17 Tewas dan Puluhan Rumah Hanyut akibat Banjir Bandang di Madina

Dicky menyebutkan, dalam beberapa hari terakhir sejumlah daerah di Jabar telah diguyur hujan deras yang mengakibatkan bencana, seperti banjir bandang di Kabupaten Tasikmalaya yang mengakibatkan jembatan ambrol dan lima orang meninggal dunia.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung Tony Agus Wijaya mengatakan, sebagian besar wilayah Jabar akan mulai memasuki musim hujan pada November 2018. Namun, kata dia, beberapa wilayah di Jabar juga sudah lebih awal masuk musim hujan pada akhir Oktober seperti di kawasan Bandung Raya.

"Awal musim hujan di Jabar berbeda-beda, tapi sebagian besar dimulai pada November ini. Di sekitar Indramayu dan Cirebon itu (awal musim hujan) diperkirakan terjadi pada awal Desember. Jadi, memang variatif lah. Di Jabar ini kan kondisi pola hujannya beragam, berbeda-beda antara wilayah selatan dan wilayah utara," kata dia.

Tony juga mengimbau kepada masyarakat di kawasan Bandung Raya untuk tetap waspada terhadap tingginya intensitas hujan yang diperkirakan terjadi pada November ini. Musim hujan di Bandung Raya diperkirakan bakal terjadi hingga Mei 2019.

"Kemudian Maret tahun depan juga perlu diantisipasi untuk Kota Bandung, karena di situ curah hujannya juga tinggi. Sampai Mei, sepanjang musim hujan ini lebih merata curah hujannya. Jadi, musim hujan di Kota Bandung itu dari Oktober sampai Mei," ujar dia. 

 


Editor : Kastolani Marzuki