Memasuki Musim Hujan, Sejumlah Desa di Cirebon Masih Krisis Air Bersih

Toiskandar ยท Kamis, 08 November 2018 - 12:08 WIB
Memasuki Musim Hujan, Sejumlah Desa di Cirebon Masih Krisis Air Bersih

Petugas menyalurkan air bersih kepada warga di Desa Keraton, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Kamis (8/11/2018). (Foto: iNews/Toiskandar)

CIREBON, iNews.id - Memasuki musim hujan, sejumlah desa di wilayah pesisir laut utara Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, masih mengalami krisis air bersih. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat pun menyuplai bantuan air bersih di desa desa yang terdampak krisis air bersih sejak musim kemarau.

Ratusan warga di Desa Keraton, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Jabar terus berdatangan mengantre air bersih yang dibagikan BPBD Kabupaten Cirebon, Kamis (8/11/2018) pagi. Desa ini memang masih mengalami krisis air bersih meski telah masuk musim hujan.

Salah seorang warga, Yeni, mengaku air PDAM yang berada di desa mereka berasa asin sejak beberapa bulan terakhir. Sementara, kondisi air sumur yang mereka gunakan untuk kebutuhan sehari-hari kotor dan sebagian lainnya kering. Dia pun bersyukur dengan adanya bantuan bersih ini.

“Airnya keruh, sumur kering sejak beberapa bulan. Air tidak layak dipakai minum, masak, ataupun mencuci. Selama beberapa bulan ini warga kesulitan mendapat air bersih. Air yang baru datang ini nantinya untuk kebutuhan sehari-hari,” ucapnya Kamis (8/11/2018).

Sementara itu, petugas BPBD Kabupaten Cirebon, Faozan mengatakan, meski sudah masuk musim hujan, sejumlah desa di wilayah Cirebon utara masih mengalami kekeringan dan belum turun hujan. Dalam sehari, pihaknya menyuplai bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter di enam titik yang dilanda kekeringan.

“Untuk hari ini ada enam desa yang kami salurkan bantuan air bersih. Bantuan air bersih ini kembali dipasok karena hujan baru terjadi di wilayah timur dan selatan, sementara wilayah lainnya seperti di Cirebon belum mendapat hujan sama sekali,” katanya.

Faozan menyebut, pasokan air bersih ini diberikan atas permintaan dari tiap-tiap desa yang dilanda kekeringan. “Ini kami pasok atas permintaan warga di desa-desa. Masih banyak yang belum dapat air bersih,” ujarnya.


Editor : Himas Puspito Putra