Mendagri: Masa Depan Negara Ditentukan dalam 11 Menit di TPS

Yogi Pasha ยท Selasa, 27 November 2018 - 19:11 WIB
Mendagri: Masa Depan Negara Ditentukan dalam 11 Menit di TPS

Mendagri Tjahjo Kumolo saat berbicara situasi Pemilu 2018 di hadapan Danrem dan Dandim se-Indonesia di Pussenif Kodiklat Bandung, Jawa Barat (Jabar), Selasa (27/11/2018). (Foto: Puspen kemendagri)

BANDUNG, iNews.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo membeberkan situasi terkini jelang Pemilu 2019 di hadapan seluruh Komandan Resort Militer (Danrem) dan Komandan Kodim (Dandim) seluruh Indonesia di Pussenif Kodiklat Bandung, Jawa Barat (Jabar), Selasa (27/11/2018). Dia menilai, momentum pemungutan suara menjadi situasi paling krusial penyelenggaran Pemilu 2019.

“Bukan tentang hal lainnya, saat pemungutan suara itulah situasi paling krusial pada pemilu serentak 2019 mendatang,” kata Tjahjo.

Mendagri memaparkan, apabila dihitung satu orang pemilih bisa membutuhkan waktu 11 menit, mulai dari memasuk tempat pemungutan suara (TPS), membuka lima lembar surat suara sampai dengan mencoblos hingga keluar TPS.


“Waktu 11 menit yang dipergunakan seorang pemilih itu tidaklah mudah karena mereka dituntut untuk dapat memilih anggota DPRD Kabupaten dan Kota, DPRD Provinsi, DPD RI sampai dengan Presiden dan Wakil Presiden,” ujarnya.


BACA JUGA:

Mendagri Tegaskan pada Wali Kota Bandung Segera Lantik Sekda Definitif

Di Hadapan Danrem/Dandim, Jokowi Ingatkan Netralitas TNI di Pemilu


Tjahjo berharap nantinya masyarakat dapat lebih tenang dan cermat dalam memilih. Hal ini tentunya sangat sulit dan memusingkan pemilih jika tidak disosialisasikan secara masif. “Masyarakat harus dapat tenang dan cermat dalam memilih. Masa depan negara tergantung pada 11 menit waktu yang disisihkan masyarakat untuk datang dan memilih di TPS,” ucapnya.

Dalam pelaksanaan nantinya, Tjahjo mengarapkan adanya sinergi yang baik dalam hal pengamanan TPS seperti halnya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

“Saat Pilgub DKI Jakarta lalu, kita menempatkan TNI, Polri dan Satpol PP pada setiap TPS untuk memastikan keamanan dan kondusifitas. Kami berharap sinergi ini akan konsisten dan berkembang khususnya untuk Pemilu 2019 mendatang,” ujarnya.

Mendagri juga mengungkapkan sangat respek dengan profesionalisme TNI yang tegak lurus mengawal proses demokrasi yang konstitusional. Para Danrem dan Dandim merupakan unit satuan TNI yang selalu bersama masyarakat diharapkan menciptakan kondisi yang aman, tertib dan damai saat berlangsungnya pesta demokrasi.


Editor : Donald Karouw