Meninggal Serangan Jantung, Ini Pesan Harry Moekti Sebelum Tutup Usia

Yuwono · Senin, 25 Juni 2018 - 08:47 WIB
Meninggal Serangan Jantung, Ini Pesan Harry Moekti Sebelum Tutup Usia

Jenazah almarhum Harry Moekti saat disalatkan ratusan warga sebelum dimakamkan. (Foto: iNews/Yuwono)

CIMAHI, iNews.id – Ratusan warga Cimahi mengantar jenazah almarhum Harry Moekti untuk disalatkan. Dai kondang yang juga mantan vokalis rock itu dibawa ke masjid yang tak jauh dari rumah duka di Komplek Pemda Padasuka, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (25/6/2018) dini hari. Rencananya jenazah akan dibawa ke Pasir Kuda, Bogor, untuk dimakamkan pagi ini.

Chandra Moekti, adik kandung almarhum mengungkapkan, sebulan sebelum meninggal dunia, dia sempat berpesan jika kelak meninggal, peti jenazahnya agar diselimuti bendera Ar-Rayah dan tidak ditutup dengan kain.

“Itu obrolan sebulan sebelum meninggal. Kang Harry berpesan seperti itu agar ditutup bendera Ar-Rayah dengan tulisan hitam di atas kain putih. Dia juga meminta jangan memasang bendera kuning karena itu bukan tata cara umat Islam,” kata Chandra.

Dia melanjutkan bendera Ar-Rayah merupakan bendera bertuliskan dua kalimat syahadat dan simbol umat Muslim keseluruhan. Pihak keluarga pun menuruti seperti yang menjadi keinginan almarhum Harry Moekti.

BACA JUGA: Dai Kondang dan Mantan Rocker Harry Moekti Meninggal Dunia

Diketahui Harry Moekti meninggal dunia karena serangan jantung yang menyerangnya saat sedang berada di salah satu hotel di Kota Cimahi. Almarhum meninggalkan seorang istri dan empat orang anak, dua laki-laki dan dua perempuan.

Harry Moekti lahir di Cimahi, Jawa Barat, 25 Maret 1957. Sebelum menjadi dai kondang, Harry malang melintang sebagai vokali di sejumlah grup band. Dia mulai dikenal sebagai vokalis rock dan pernah bergabung dengan grup Darodox di Semarang, Jawa Tengah. Nama Harry semakin melejit setelah bergabung di Makara Band di pertengahan1980-an dan grup Krakatau Band.

Sebelum mengakhiri kariernya di dunia musik dan memutuskan hijrah sebagai pendakhwa, Harry merilis beberapa tembang hits di antaranya "Ada Kamu" (1988), "Nona" (1990), dan "Maukah Kamu" (1993).


Editor : Donald Karouw