Mobil Dibobol di Rest Area Tol Purbaleunyi, 3 Tas Berisi Barang Berharga Raib

Irwan ยท Senin, 09 September 2019 - 13:23 WIB
Mobil Dibobol di Rest Area Tol Purbaleunyi, 3 Tas Berisi Barang Berharga Raib

Petugas Satreskrim Polres Purwakarta olah TKP di lokasi mobil dibobol maling di Rest Area Tol Purbaleunyi Km 72 B Tol Purbaleunyi, Kabupaten Purwakarta, Jabar, Senin (9/9/2019). (Foto: iNews/Irwan)

PURWAKARTA, iNews.id – Pembobolan mobil di rest area Tol Purbaleunyi, Jawa Barat (Jabar), kembali terjadi. Mobil minibus yang hanya ditinggal pemiliknya sekitar lima menit, dibobol di Rest Area Kilometer (Km) 72 B, Senin (9/9/2019) siang. Tiga tas berisi barang-barang berharga termasuk laptop dan peralatan kerja, raib dibawa kabur pencuri.

Petugas Satreskrim Polres Purwakarta telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Rest Area Tol Purbaleunyi Km 72 B Tol Purbaleunyi Purwakarta. Selain menanyai sejumlah saksi, petugas juga memeriksa minibus yang dibobol pencuri.

Dari hasil pemeriksaan, minibus warna putih bernomor polisi B 2113 BYJ, bagian lubang kunci pintu depan sebelah kiri rusak karena dibuka secara paksa. Tiga tas milik korban yang disimpan di atas karpet di depan jok, dibawa kabur pencuri yang diduga lebih dari satu orang.


BACA JUGA: Asyik Makan Pecel Lele, Mustolih Kaget Kaca Mobilnya Dibobol Maling


Aksi pembobolan ini berawal saat minibus yang dikemudikan korban Edi Suryono (69), warga Cimahi, Bandung, datang dari arah Bandung menuju Cibitung, Bekasi. Tiba di Rest Area Km 72, korban yang bekerja di bengkel mesin kompresor berencana beristirahat dan mengisi bahan bakar minyak (BBM).

Karena uang tunainya tidak cukup, korban mengambil uang di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di sebuah toko swalayan. Lima menit kemudian, korban keluar dan kembali ke mobil. Korban pun terkejut melihat lubang kunci mobil sudah rusak. Dia lebih kaget lagi ketika melihat tiga tas berisi laptop dan barang-barang berharga hilang.

“Saya baru ATM, kembali ke mobil, saya kaget pintu mobil sudah rusak. Saya buka pintu, tiga tas saya sudah raib semua, tas berisi laptop, pakaian, dan alat-alat kerja. Padahal, saya cuma pergi sekitar lima menit,” kata Edi Suryono.

Polisi yang mendapat informasi mengenai kejadian itu langsung turun ke lokasi. Polisi kesulitan menyelidiki kasus ini. Salah satunya karena aksi pelaku tidak terekam oleh kamera CCTV yang ada di TKP. Setelah diperiksa, CCTV itu ternyata mati. Namun, kasus ini masih dalam penyelidikan petugas Satreskrim Polres Purwakarta.


Editor : Maria Christina