Mobil Minibus di Cianjur Hilang Kendali, 1 Pelajar Tewas 3 Luka-Luka

Antara ยท Rabu, 23 Januari 2019 - 15:37 WIB
Mobil Minibus di Cianjur Hilang Kendali, 1 Pelajar Tewas 3 Luka-Luka

Ilustrasi kecelakaan. (Foto: Okezone).

CIANJUR, iNews.id - Sebuah mobil minibus di Jalan Raya Bandung - Cianjur Selatan, Jawa Barat (Jabar), menabrak empat orang pelajar pejalan kaki. Satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka.

Seorang warga, Iman mengatakan, minibus dengan nomor polisi D 1440 EZ yang dikemudikan JN (40) melaju dengan dengan kecepatan tinggi dari arah Bandung menuju Cianjur.

Saat memasuki jalan menanjak tajam di Kampug Simpangsari, Desa Sukabakti, Kecamatan Naringgul, tiba-tiba di tengah jalan mesin mobil mati sehingga sopir kehilangan kendali. Akibatnya, mobil langsung bergerak mundur.

BACA JUGA: Diduga Sopir Ugal-Ugalan, Minibus Tabrak Pohon di Majene, 3 Tewas

"Mobil langsung menghantam keempat orang anak-anak tersebut hingga terlindas dan terseret," kata Iman kepada wartawan di lokasi kejadian, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jabar, Rabu (23/1/2019).

Warga pun, kata dia, langsung berhamburan membantu korban. Keempat orang korban langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan medis. Sementara sopir minibus tampak masih syok.

Kapolsek Naringgul, AKP Warsono mengatakan, kecelakaan terjadi diduga karena sopir telah memindah kopling saat memasuki tanjakan. Karena itulah mesin mobil tiba-tiba mati dan bergerak mundur.

BACA JUGA: Touring Berujung Maut di Jombang, Bikers Tabrak Ibu-Ibu Keduanya Tewas

"Dalam kecelakaan ini, seorang siswa meninggal dunia, berinisial SA (12)," ujar Warsono.

Ketiga korban lainnya yang selamat dan tengah mendapat penanganan media antara lain, MN (12), RG (11) dan IN (12). Mereka mengalami luka parah akibat terseret dan terlindas mobil yang hilang kendali tersebut.

Pihaknya masih menunggu Unit Lakalantas Polres Cianjur, untuk melakukan olah TKP. Sedangkan korban yang meninggal dunia langsung dimakamkan pihak keluarga di TPU di kampungnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal