MUI Garut Minta Pemda Segera Rehabilitasi Sensen Komara

Antara ยท Selasa, 04 Desember 2018 - 01:15 WIB
MUI Garut Minta Pemda Segera Rehabilitasi Sensen Komara

Sensen Komara yang mengaku sebagai rasul. (Foto: Okezone).

GARUT, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jaba), mendesak pemerintah daerah (pemda) merehabilitasi Sensen Komara. Orang yang diklaim mengalami gangguan jiwa lantaran mengaku sebagai rasul ini sudah mendapat putusan pengadilan sejak 2012 lalu.

Ketua MUI Kabupaten Garut, Sirodjul Munir, mengatakan Sensen belum kunjung direhabilitasi sejak keluarnya putusan pengadilan. Padahal, putusan hakim sudah jelas meminta Kejaksaan Negeri Garut merehabilitasi Sensen atas hasil pemeriksaan medis.

"Tapi, Sansen belum kunjung direhabilitasi, tidak melaksanakan amar putusan hakim," kata Sirodjul Munir saat dihubungi wartawan di Kabupaten Garut, Jabar, Senin (3/12/2018).

Sansen memang memiliki pemahaman sesat dengan mengaku sebagai rasul dan dianggap presiden oleh para pengikutnya. Perbuatan tersebut telah divonis bersalah oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Garut pada 2012 lalu.

BACA JUGA: Kesbangpol Tangani Penganut Aliran Sesat 'Sensen Komara' di Garut

Dia berharap, pemerintah dan kejaksaan melaksanakan putusan pengadilan dengan membawa Sensen ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Dengan mendapat rehabilitasi, maka Sensen diharap tak kembali perbuatan yang dapat meresahkan masyarakat.

"Keberadaan aliran Sensen sudah jelas meresahkan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Garut, Wahyudijaya, menyatakan sebelumnya ada rekomendasi dari psikiater bahwa Sensen mengalami gangguan kejiwaan dan harus menjalani pengobatan.

"Dulu memang ada rekomendasi dari psikiater bahwa dia gila," katanya.

Ia menambahkan, Kesbangpol dan MUI Garut telah meminta Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) untuk menerbitkan rekomendasi tentang aliran sesat yang disebarkan Sensen.

Selain itu, kata dia, Kesbangpol juga terus memantau aktivitas Sensen dan para pengikutnya yang selama ini ajaran pahamnya itu hanya berdasarkan mimpi dari Sensen. "Seperti ini (rasul) karena berdasarkan mimpi, makanya (Sensen) dicap gila," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal