Pasangan Pengantin Baru di Cianjur Meninggal Dunia Tertimbun Longsor

Antara ยท Rabu, 09 Oktober 2019 - 07:15 WIB
Pasangan Pengantin Baru di Cianjur Meninggal Dunia Tertimbun Longsor

Evakuasi korban longsor. (Foto: Dok iNews).

CIANJUR, iNews.id - Pasangan suami istri di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), meninggal dunia setelah tertimbun longsor. Jasad kedua pengantin baru ini sempat sulit dievakuasi lantaran mereka berada di dalam rumah yang tertimpa material tanah dan bebatuan tebing.

Kedua korban, Hendri (21) dan Siti (20) warga Kampung Cirawa, Desa Kanoman, Kecamatan Cibeber, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Proses evakuasi kedua jasad mereka dilakukan dengan bantuan tim SAR gabungan.

"Kami mencari jasad keduanya yang tertimbun longsoran. Namun tidak membuahkan hasil, setelah petugas gabungan datang, barulah jasad cucu kami berhasil ditemukan," kata Ece, kakek kedua korban di lokasi gempa, Kabupaten Cianjur, Jabar, Selasa (8/10/2019) malam.

Informasi dihimpun, jasad korban ditemukan dalam satu ruangan, dengan kondisi telungkup. Keduanya tertimbun tembok bangunan dan longsoran setinggi beberapa meter.

BACA JUGA: 2 Buruh Bangunan Tewas Tertimpa Longsoran Tebing di Kintamani Bali

Menurut dia, kemungkinan kedua cucunya tersebut sudah tertidur saat hujan turun deras, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri ketika longsor menghantam bangunan rumah.

"Kami sempat memanggil-manggil dari luar rumah agar mereka cepat keluar karena tebing di belakang rumah mulai longsor dan akan menimpa rumah yang terletak berdekatan. Namun tidak ada jawaban dari dalam rumah," katanya.

BACA JUGA: Longsor Landa Kawasan Perbukitan di Jember, Warga Panik Berhamburan

Setelah jasad korban berhasil ditemukan langsung dibawa ke Puskesmas Cibeber, untuk divisum. Sedangkan pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian pasangan tersebut.

Sementara PMI Cianjur, mencatat akibat longsor yang menimpa kawasan tersebut, menyebabkan tiga rumah milik korban, Ece, kakek korban dan Iwan (30), paman korban, rusak berat. Kini mereka terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudaranya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal