Pekerjakan Wanita sebagai PSK, Remaja di Indramayu Diamankan Polisi

Antara ยท Rabu, 06 Februari 2019 - 21:42 WIB
Pekerjakan Wanita sebagai PSK, Remaja di Indramayu Diamankan Polisi

Ilustrasi pendataan PSK oleh petugas. (Foto: Istimewa).

INDRAMAYU, iNews.id - Seorang remaja berinisial WN (16) asal Indramayu, Jawa Barat (Jabar) diamankan polisi karena diduga terlibat kasus perdagangan orang atau traffickinng. Modusnya dengan merekrut perempuan, diiming-imingi menjadi seorang SPG (sales promotion girl).

Kasatreskrim Polres Indramayu, AKP Suseno Adi Wibowo mengatakan, tersangka WN tidak sendiri. Dia melakukan aksinya dengan suami dan kedua rekannya. Masing-masing berinisial FS (31), suaminya, beserta FG (33) dan AR (34).

"Keempat tersangka itu mempunyai peran masing-masing," kata Suseno di Mapolres Indramayu, Jabar, Rabu (6/2/2019).

BACA JUGA: Rebutan PSK, Oknum TNI dan Wartawan Baku Hantam hingga Babak Belur

Rata-rata korban dijanjikan akan dipekerjakan menjadi pengasuh bayi dan juga. Khusus WN, kata dia, mengiming-imingi calon korbannya sebagai SPG dengan upah Rp200.000 - Rp300.000 per hari di Jakarta.

Namun nyatanya, mereka tidak dipekerjakan seperti apa yang dijanjikan saat awal-awal. Para korban keempat tersangka malah dijadikan pekerja seks komersial (PSK) dan juga dimasukkan ke panti pijat plus-plus.

Keempat tersangka ini akan mendapatkan upah sebesar Rp2 juta jika berhasil menyalurkan korbannya ke tempat-tempat tersebut. Polisi juga sudah berhasil menyelamatkan sejumlah orang yang dinilai sebagai korban mereka.

BACA JUGA: 5 Gadis Asal Bekasi dan Jakarta Dipaksa Jadi PSK di Bali

"Korban yang berhasil diselamatkan dari ulah keempat tersangka ada tujuh orang, lima di antaranya merupakan anak di bawah umur," ujar dia.

Kini polisi sudah mengamankan keempat tersangka tersebut di Mapolres Indramayu. Mereka dijerat Undang-undang RI No 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal