Penembakan Kontraktor di Majalengka, Ini Kronologi Kejadian Versi Jubir Pelaku

Mohamad Zeni Johadi ยท Rabu, 13 November 2019 - 00:15 WIB
Penembakan Kontraktor di Majalengka, Ini Kronologi Kejadian Versi Jubir Pelaku

Arief Chaedar, jubir pelaku penembakan kontraktor di Majalengka, Jabar saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (12/11/2019). (Foto: iNews.id/Mohamad Zeni Johadi)

MAJALENGKA, iNews.id – Rumah Irfan Nuralam, pejabat Pemkab Majalengka, Jawa Barat yang diduga menembak pengusaha konstruksi, Panji Pamungkasandi sempat didatangi massa sebelum kejadian penembakan. Hal ini diungkapkan oleh juru bicara pelaku Arief Chaedar.

Menurutnya, rumah pelaku yang berada di Komplek Cijati, Kelurahan Cijati, Kecamatan Majalengka didatangi korban bersama puluhan massa, Minggu (10/11/2019) malam. Mereka bermaksud menagih uang proyek.

“Saat itu posisi pelaku sedang dalam perjalanan pulang dari Bandung. Makanya dijanjikan bertemu di Komplek Ruko Hana Sakura di Kecamatan Cigasong,” kata Arief, Selasa (12/11/2019).

Di lokasi yang dijanjikan, massa dari kubu pelaku dan korban ternyata sudah saling berkelahi. Pelaku lantas mengeluarkan tembakan ke udara untuk menghentikan aksi massa.

“Korban lantas mencoba merebut senjata api sehingga tertembak,” katanya.

BACA JUGA: Putranya Disebut Tembak Kontraktor, Bupati Majalengka: Saya Akan Hormati Proses Hukum

Terjadi perebutan senjata antara korban, pelaku dan seorang lagi bernama Handoyo yang merupakan teman dari pelaku. Akhirnya korban dan juga Handoyo terkena tembakan akibat saling rebut.

Hingga kini, Polres Majalengka masih melakukan pendalaman atas kasus penembakan oknum pejabat terhadap pengusaha konstruksi ini.

Sebelumnya, seorang oknum pejabat di lingkungan Pemkab Majalengka, Jawa Barat (Jabar), menembak salah satu pengusaha konstruksi hingga luka di bagian tangan kiri. Penembakan terjadi di Ruko Hana Sakura, Cigasong, Kabupaten Majalengka, pada Minggu (10/11/2019) malam.

Pascapenembakan, korban korban membuat laporan pengaduan ke Polres Majalengka, Senin (11/11/2019). Penembakan terjadi saat korban menanyakan mengenai pembayaran proyek yang telah selesai dikerjakan pada April 2019 lalu kepada pelaku.


Editor : Umaya Khusniah