Pengakuan Sopir Bus Sinar Jaya saat Kecelakaan di Tol Cipali yang Tewaskan 7 Orang

Yudy Heryawan Juanda ยท Kamis, 14 November 2019 - 16:43 WIB
Pengakuan Sopir Bus Sinar Jaya saat Kecelakaan di Tol Cipali yang Tewaskan 7 Orang

Korban kecelaaak maut dua bus di Tol Cipali saat mendapat penanganan medis di IGD RSUD Subang. (Foto: iNews/Yudy Heryawan Juanda)

SUBANG, iNews.idKecelakaan maut melibatkan dua bus terjadi di Ruas Tol Cipali, tepatnya pada Kilometer (Km) 117.800, Kamis (14/11/2019) dini hari. Dalam tabrakan tersebut, tujuh penumpang tewas dan 25 mendapat perawatan medis di IGD RSUD Subang.

Satu di antara korban luka yakni Sanudin (42) sopir Bus Sinar Jaya. Warga asal Tegal ini menderita luka di kepala dalam tabrakan tersebut.

Saat memberikan keterangan, Sanudi mengaku tidak menyadari jika bus yang dikemudikannya keluar jalur dan berada di tengah jalan hingga memicu tabrakan dengan Bus Arimbi dari arah berlawanan.

BACA JUGA: Kronologi Kecelakaan Tol Cipali, Sebagian Besar Korban Penumpang Bus Arimbi

“Saya nge-blank. Jalanan lagi kosong tiba-tiba bus sudah di tengah. Saya dengar ada penumpang teriak jika ada mobil di depan. Saya refleks banting setir ke kiri. Saya tidak tahu jika sudah terjadi tabrakan. Bus nanti berhenti setelah menabrak pembatas jalan dan plang,” ujarnya di IGD RSUD Subang, Kamis (14/11/2019).

Sanudin mengungkapkan jika masih tersadar pascatabrakan. Dia kemudian bertanya ke rekannya soal ada atau tidaknya korban. Setelah dipastikan tak ada korban jiwa, semua penumpang langsung turun.

“Saya gak nyangka terjadi kecelakaan ini. Korbannya dari Bus Arimbi,” katanya.

Sanudi membantah jika mengantuk hingga membuatnya hilang konsentrasi saat mengemudikan bus. Sebagai sopir, dia juga telah memahami jalan dan tidak tahu mengapa bisa sampai keluar jalur.

“Saya tidak mengantuk. Cuma pas melewati jalan itu agak ngerasa ngantuk. Tapi namanya sopir kan seperti itu. Saya juga sudah kuasai jalan,” tuturnya.

BACA JUGA: Ini Identitas 7 Korban Tewas Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Humas RSUD Subang Mamat Abdurachmat mengatakan, dari total 25 pasien yang mendapat penanganan medis, kini tersisa 11 orang. Sisanya sudah diperbolehkan pulang dan dijemput keluarga.

“Untuk yang 11 pasien ini masih akan kami lakukan observasi. Jika kondisinya memungkinan tentu akan kami pulangkan,” katanya.

Kasus kecelakaan bus di Tol Cipali ini masih dalam penanganan Polres Subang. Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan yang menewaskan tujuh korban jiwa tersebut. Polisi juga belum memeriksa sopir Bus Sinar Jaya Sanudin karena dinilai masih membutuhkan perawatan medis.


Editor : Donald Karouw