Penjelasan BMKG soal Penyebab Gempa Magnitudo 4,9 di Pangandaran

Ilma De Sabrini ยท Jumat, 01 November 2019 - 16:59 WIB
Penjelasan BMKG soal Penyebab Gempa Magnitudo 4,9 di Pangandaran

Lokasi gempa di Pangandaran hasil analisis BMKG. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.idGempa bumi dengan Magnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (1/11/2019) pukul 15.38 WIB.

Analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi terletak pada koordinat 8.16 Lintang Sselatan dan 107.89 Bujur Timur tepatnya berada di laut pada jarak 84 Km Barat Daya Pangandaran dengan kedalaman 31 Kilometer.

BACA JUGA: Gempa Hari Ini Bermagnitudo 4,9 Guncang Pangandaran, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hendro Nugroho mengatakan, ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya gempa bumi tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas di intraslab Lempeng Eurasia.

Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Pangandaran dengan Skala Intensitas I-II MMI. 

"Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut,” katanya dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA: Gempa Tektonik M 7,4 Guncang Banten, Ini Penjelasan BMKG

Hingga pukul 16.10 WIB, kata dia, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

“Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari BMKG, karena BMKG akan terus memantau perkembangan gempa bumi tersebut,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki