Perempuan Pembawa Anjing ke Masjid di Sentul Terancam Pasal Penodaan Agama

Wildan Hidayat, Antara ยท Senin, 01 Juli 2019 - 16:03 WIB
Perempuan Pembawa Anjing ke Masjid di Sentul Terancam Pasal Penodaan Agama

Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky memberikan keterangan terkait kasus perempuan membawa masuk anjing ke dalam Masjid Al Munawaroh Sentul. (Foto: iNews.id/Wildan Hidayat)

CIBINONG, iNews.id - SM (52) perempuan yang membawa anjing ke dalam Masjid Al Munawaroh Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terancam dijerat pasal penistaan agama.

Cuplikan video SM marah-marah di dalam masjid itu menyebar di media sosial dan dibahas di mana-mana serta menimbulkan kontroversi. 

"Sementara hasil kordinasi kami, kami menerapkan Pasal 156 KUHP ancaman di atas lima tahun tentang Penistaan Agama. Status SM saat ini masih dilakukan penyelidikan dan kita lakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Nanti kita akan gelar perkara," ujar Kapolres Bogor, Jawa Barat, AKBP Andi M Dicky, Senin (1/7/2019).

Hingga kini, polisi masih mendalami perkara itu dan memeriksa para saksi, mulai dari suami SM dan jamaah Mesjid Al Munawaroh di Sentul, Kabupaten Bogor. Sebab, dari keterangan suami SM, SM mengalami gangguan kejiwaan dengan menunjukkan surat rekam medis di dua rumah sakit berbeda.

"Tapi kami akan memastikan hal itu dengan membawa SM ke RS Kramat Jati untuk diobservasi dan diperiksa. Termasuk dokter yang telah memeriksa SM juga akan dimintai keterangan," tuturnya.

BACA JUGA:

Polisi Dalami Kejiwaan Perempuan Marah-Marah Membawa Anjing ke Masjid

Viral Video Perempuan Bawa Anjing Masuk Masjid di Sentul City

Diberitakan sebelumnya, Minggu (30/6/2019) petang, jagat dunia maya digegerkan dengan pertengkaran wanita yang membawa seekor anjing kecil ke dalam mesjid, di mana terdapat sebagian jamaah Mesjid Al Munawaroh itu.

Pada potongan videonya, wanita yang mengenakan baju berwarna putih itu emosional. "Suami gue mau dikawinin di sini," sebut wanita yang belum sempat melepaskan alas kaki itu saat di dalam masjid dan kemudian terjadi pertengkaran antara SM dengan salah satu jamaah masjid itu.


Editor : Kastolani Marzuki