Perkuat Kekuatan, Polda Jabar Kirim 1 SSK Brimob Tumpas KKB di Papua

Agus Warsudi ยท Rabu, 05 Desember 2018 - 18:13 WIB
Perkuat Kekuatan, Polda Jabar Kirim 1 SSK Brimob Tumpas KKB di Papua

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto memberi pembekalan kepada anggota Brimob yang bertugas ke Papua, beberapa waktu lalu. (Foto: SINDOnews/Agus Warsudi)

BANDUNG, iNews.id – Mabes Polri menambah kekuatan pasukan untuk menghadapi serangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Mbua, Nduga, Papua.

Selasa (4/12/2018) malam, Polda Jabar mengirimkan satu satuan setingkat kompi (SSK) Sat Brimob ke Papua. Sebanyak 100 prajurit Brimob itu akan bertugas Bawah Kendali Operasi (BKO) selama empat bulan dari 1 Desember 2018 hingga 31 Maret 2019 di Polda Papua.

Pemberangkatan prajurit Brimob dilaksanakan dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Cengkerang pada Selasa (4/12/2018) sekitar pukul 22.30 WIB. Para prajurit Brimob itu dipimpin oleh Komandan Kompi (Danki) 1 Batalion B Pelopor Iptu Zulkarnaen.

"Pasukan Satbrimob Polda Jabar bertugas selama empat bulan terhitung mulai 1 Desember 2018 sampai 31 Maret 2019. Mereka mengamankan obyek vital nasional yang terdapat di Papua," kata Kapolda Jabar Ijren Pol Agung Budi Maryoto, Rabu (5/12/2018), seperti dilansir dari SINDOnews.

BACA JUGA:

Polda Jatim Kirim 100 Pasukan Brimob ke Papua Buru KKB

KKB Masih Kuasai Lokasi Jenazah Pekerja Jembatan di Nduga Papua

Selain itu, ujar Kapolda, BKO Satbrimob Polda Jabar juga bertugas mengantisipasi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua yang sangat fluktuatif. "Terutama mengantisipasi tindakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang melakukan gangguan keamanan dan ketertiban," ujar Kapolda.

Seperti diketahui, beberapa hari lalu terjadi pembantaian terhadap 31 pekerja PT Istaka Karya (BUMN) oleh KKB. Mereka dibunuh secara sadis saat membangun Jembatan Kali Yigi-Kali Aurak, Kecamatan Nduga Papua. 

Hingga kini, KKB masih menguasai lokasi keberadaan jenazah para pekerja jembatan yang dibunuh di Distrik Yal, Kabupaten Nduga, Papua. Pasukan TNI-Polri yang melakukan evakuasi masih berupaya mendekati lokasi pembunuhan.

Komandan Korem 172/Praja Wirayakti (PWY) Kolonel Inf JB Parluhutan Sianipar mengatakan, pasukan yang melakukan evakuasi jenazah para pekerja jembatan itu telah diperkuat dengan personel dari Batalyon 756/WMS. Mereka menempati Pos 755/Yalet di Pos Mbua, distrik yang bertetangga dengan Distrik Yal tempat pembunuhan massal itu.


Editor : Kastolani Marzuki