Petugas Kebersihan Dealer Mobil di Tasikmalaya Tewas Gantung Diri Diduga Masalah Ekonomi

Asep Juhariyono ยท Rabu, 16 Oktober 2019 - 21:15 WIB
Petugas Kebersihan Dealer Mobil di Tasikmalaya Tewas Gantung Diri Diduga Masalah Ekonomi

Polisi melakukan olah TKP terkait tewasnya seorang petugas kebersihan dealer mobil dengan cara gantung diri di Tasikmalaya, Rabu (16/10/2109). (Foto: iNews.id/Asep Juhariyono).

TASIKMALAYA, iNews.id – Seorang petugas kebersihan atau cleaning service sebuah dealer mobil di Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) ditemukan tewas gantung diri di kantornya. Korban nekat melakukan aksinya diduga akibat masalah ekonomi.

Dede Handi (41) ditemukan tergantung di tangga kantor tempatnya bekerja di Jalan HZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, Jabar, Rabu (16/10/2019) pagi sekitar pukul 06.40 WIB. Dede pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya, Agus yang merupakan petugas sekuriti dealer.

Istri Dede terlihat syok dan menangis saat mengetahui suaminya telah tewas dengan cara gantung diri. Dia tidak percaya suaminya tewas bunuh diri. Beberapa wanita terlihat mencoba menenangkan istri Dede.

Menurut keterangan Agus, Dede tiba di kantor sekitar pukul 06.15 WIB. Saat itu Dede yang merupakan warga Ampera, Kecamatan Cipedes, Kabupaten Ampera sempat mengobrol dengan pegawai lain.

BACA JUGA: Sulli Eks f(x) Sempat Berbicara dengan Manajer Sebelum Bunuh Diri

Agus bahkan sempat mengajak Dede ngopi namun ditolak. Sekitar pukul 06.30 WIB, Dede mengatakan ingin membersihkan ruang teknis di lantai dua seperti yang biasa dia lakukan tiap pagi.

Tak berselang lama, Agus hendak ke toilet. Di tengah jalan, dia sudah menemukan Dede tergantung di tangga menggunakan tali tambang biru.

Merasa jarak waktu terakhir bertemu dan ditemukannya Dede tidak lama, Agus dan rekan kerja lain segera menurunkan Dede. Mereka berharap masih dapat menyelamatkan nyawa Dede.
Sayangnya, Dede sudah terlanjur tewas. Pegawai dealer lalu menghubungi polisi untuk melaporkan kejadian ini.

“Waktu datang ke kantor, korban biasa saja, tidak ada yang aneh dan tidak mengeluhkan apapun,” katanya.

BACA JUGA: Aksi Bunuh Diri Pemuda di Bondowoso Loncat dari Menara Masjid Terekam CCTV

Usai menerima laporan adanya korban tewas yang diduga gantung diri, polisi dari Polsekta Tawang bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota langsung menuju lokasi kejadian. Polisi lalu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan juga meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Menurut Kapolsek Tawang, Iptu Engkos Kosasih, polisi segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari pihak dealer. Saat polisi sampai di lokasi, Dede sudah dievakuasi ke mushola kantor.

“Dari hasil pemeriksaan korban, sementara dugaan awal gantung diri,” katanya.

Diduga, Dede mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena masalah ekonomi di keluarganya. Petugas kepolisian menemukan percakapan whatsapp Dede dengan istrinya sebelum dia tewas.

Istri Dede mengatakan dirinya lapar namun tidak memiliki uang. Akhirnya dia makan dengan kerupuk di rumah.

Guna kepentingan penyelidikan, jenazah Dede langsung dievakuasi ke kamar mayat RSUD Dokter Soekardjo, Tasikmalaya untuk divisum.


Editor : Umaya Khusniah