Polisi Amankan 3 Pelaku Video Mesum Gangbang di Garut, 2 Ditetapkan Tersangka

Ii Solihin ยท Kamis, 15 Agustus 2019 - 11:34 WIB
Polisi Amankan 3 Pelaku Video Mesum Gangbang di Garut, 2 Ditetapkan Tersangka

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menjelaskan perkembangan penanganan kasus video mesum gangbang di Garut, Jawa Barat, Kamis (15/8/2019). (Foto: iNews/Ii Solihin)

GARUT, iNews.id – Kepolisian Resor (Polres) Garut, Jawa Barat, telah mengamankan tiga terduga pelaku video mesum gangbang yang tersebar di media sosial. Dua dari ketiga pelaku yang disebut menjadi pemeran adegan panas tersebut ditetapkan menjadi tersangka.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan, sebelumnya mereka baru mengamankan dua orang pada Rabu (14/8/2019). Kemudian, pada Rabu malam, polisi kembali mengamankan satu orang lagi yang diduga menjadi salah satu laki-laki dalam video mesum tersebut.

“Kami mengamankan satu terduga pelaku lagi dari hasil pengembangan kedua orang yang kami amankan lebih dulu, yakni satu perempuan berinisial V dan satu laki-laki berinisial A. yang diamankan kebetulan ada di salah satu video,” kata Budi di Garut, Kamis (15/8/2019).

BACA JUGA:

Video Mesum Gangbang Beredar, Pelaku Diduga Warga Garut

2 Pemeran Video Mesum Gangbang di Garut Ditangkap, Polisi Kejar Penyebar Video

Budi mengatakan, saat ini Polres Garut masih mengejar dua laki-laki pemeran dalam video mesum gangbang. Begitu juga dengan pelaku penyebaran video. “Kami masih melakukan pengejaran. Tim kami sudah ke lapangan. Identitasnya sudah kami kantongi,” katanya.

Diketahui, saat ini ada dua video mesum yang beredar luas. Video pertama berdurasi selama 1 menit 30 detik yang menunjukkan dua orang pria dan satu perempuan. Sementara di video kedua berdurasi 1 menit 7 detik, terdapat tiga pria dan satu perempuan.

Namun, dari hasil pemeriksaan, diduga masih banyak video mesum sejenis lainnya. Bahkan, jumlahnya diperkirakan puluhan video. ”Yang jelas jumlahnya banyak, bukan hanya satu atau dua video,” ujarnya.

Dia mengimbau masyarakat, terutama para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya mengantisipasi penyebaran video asusila itu. Para orang tua diharapkan memeriksa telepon seluler (ponsel) anak-anaknya.

“Sebisa mungkin, kalau ada video ini yang masuk ke ponsel anak dari media sosial, langsung dihapus aja,” katanya.


Editor : Maria Christina