Polisi Olah TKP Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Irwan, Okezone ยท Selasa, 03 September 2019 - 10:25 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Polisi melakukan olah TKP kecelakaan di Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat (Jabar), Selasa (3/9/2019). (Foto: iNews TV)

BANDUNG, iNews.id – Polda Jawa Barat (Jabar) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan beruntun di Tol Cipularang yang melibatkan 21 kendaraan, Selasa (3/9/2019). Olah TKP dilakukan di di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Kilometer 91+400, jalur A, arah Jakarta.

Dari pantauan iNews, sejumlah polisi sudah di TKP dan merekontruksi kecelakaan maut yang terjadi Senin (2/9/2019). Polisi memberi tanda pada sejumlah titik, mulai dari lokasi kecelakaan berawal dan kendaraan-kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun itu. Polisi juga menggunakan peralatan untuk membantu proses olah TKP, termasuk drone dan 3D laser scanner.

BACA JUGA:

Ini Identitas 4 Korban Tewas dan 24 Korban Luka Kecelakaan di Tol Cipularang

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemulangan Korban Tewas Kecelakaan Tol Cipularang

Gakum Ditlantas Polda Jabar Kompol Etos Satria Wisnuwardana sebelumnya mengatakan, pihaknya menggelar olah TKP untuk mengetahui penyebab utama kecelakaan maut yang menewaskan delapan orang dan menyebabkan 28 orang luka-luka.

“Kami akan olah TKP untuk penyelidikan lebih lanjut kecelakaan,” ujar Kompol Etos Satria Wisnuwardana, Selasa (3/9/2019).

Olah TKP melibatkan Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar dan Korps Lalu Lintas Mabes Polri. “Iya nanti ada dari Korlantas, selain dari kami Polda Jabar dan Polres Purwakarta,” ujar Etos.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko sebelumnya mengatakan, dalam penyelidikan kecelakaan beruntun ini akan menggunakan metode TAA. “Kami Polda Jabar akan kerja sama dengan Korlantas dengan menggunakan metode TAA Korlantas yakni Traffic Accident Analysis,” kata Trunoyudo.

Metode TAA merupakan bagian dari SOP Polri untuk penanganan kecelakaan lalu lintas. Dengan menggunakan metode TAA dapat diketahui secara pasti dan mengungkap penyebab kecelakaan. “Itu sudah SOP penanganan laka lantas. Metode untuk ungkap kecelakaan,” katanya.


Editor : Maria Christina