Polisi Razia Kendaraan Bermotor di Sekolah, Tidak Ada Penindakan Hanya Pendataan

Toiskandar ยท Selasa, 05 November 2019 - 01:25 WIB
Polisi Razia Kendaraan Bermotor di Sekolah, Tidak Ada Penindakan Hanya Pendataan

Operasi Zebra yang dilakukan Satlantas Polres Cirebon di SMK Sultan Agung Kecamatan Sumber, Cirebon, Senin (4/11/2019). (Foto: iNews.id/Toiskandar)

CIREBON, iNews.id – Ratusan pelajar SMK Sultan Agung Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat yang mengendarai motor ke sekolah panik sekaligus takut. Pasalnya, petugas dari Satlantas Polres Cirebon melakukan razia atau operasi zebra di sekolahnya, Senin (4/11/2019).

Sebagian siswa yang terjaring razia ini tidak memiliki kelengkapan surat-surat terutama Surat Izin Mengemudi (SIM). Ada juga siswa yang membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), namun kelengkapan penunjang kendaran tidak ada. Misal tidak ada spion, lampu yang mati bahkan ada yang tidak mengenakan helm.

Meski tidak melakukan penindakan, petugas mendata seluruh kendaraan dan memberikan himbauan atau pembinaan kepada pelajar.

Menurut salah satu pelajar, Jazilah, operasi ini baik dilakukan agar banyak pelajar lebih tertib. Meski dia tidak memiliki SIM, namun dia mengapresiasi kegiatan tersebut.

BACA JUGA: Hindari Razia, Pemotor Ini Tabrak Polisi hingga Terkapar di Bangka Barat

“Saya belum punya SIM, karena belum cukup umur, masih 16 tahun,” katanya.

Menurut Kaur Mintu Satlantas Polres Cirebon, Iptu Mukhali, tujuan operasi di sekolah ini agar siswa menjadi tertib berlalu lintas. Mereka harus memenuhi kelengkapan kendaraan dan juga kelengkapan perorangan.

“Banyak pelanggaran terjadi di usia remaja, siswa sekolah, sementara masih sedikit yang memiliki SIM,” katanya.

Dari catatan petugas, sebagian besar pelanggar dalam operasi zebra merupakan anak-anak dan pelajar usia produktif. Mereka melanggar beberapa aturan di antaranya tidak pakai helm, tidak ada spion, lampu mati hingga tidak membawa STNK dan tidak memiliki SIM.

BACA JUGA: 5 Hari Operasi Zebra Toba, Polrestabes Medan Tilang 2.447 Pengendara

Petugas berharap, para pelajar mampu memulai tertib lalu lintas meski sejatinya mereka belum diperkenankan menggunakan kendaraan.

Petugas juga memberikan edukasi dan himbauan kepada para pelajar untuk melengkapi seluruh kendaraannya dengan spion dan plat nomor dan meminta pelajar yang pajak kendaraanya mati hingga bertahun-tahun, untuk segera memperpajang. Mereka juga diminta segera dan membuat SIM bagi yang sudah cukup usianya.


Editor : Umaya Khusniah