Polisi Selidiki Keracunan Massal yang Tewaskan 2 Warga di Sukabumi

Indra Firdaus ยท Kamis, 12 September 2019 - 18:11 WIB
Polisi Selidiki Keracunan Massal yang Tewaskan 2 Warga di Sukabumi

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi saat menjenguk seorang anak yang menjadi korban keracunan. (Foto: iNews/Indra Firdaus)

SUKABUMI, iNews.id – Polisi menyelidiki kasus dugaan keracunan massal yang tewaskan dua warga Kampung Pangkalan, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sejumlah warga yang menjadi korban keracunan maupun keluarga yang menyediakan makanan sudah diminta keterangan.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan, tindakan yang telah dilakukan polisi yakni dengan mendatangi lokasi rumah yang dijadikan tempat acara tahlilan. Selain itu juga mengambil sampel makanan untuk dikirim ke Balai POM Bandung untuk dicek kandungannya.

Hasil penyelidikan awal, ratusan warga ini keracunan usai menyantap makanan berupa nasi uduk yang disediakan tuan rumah dalam acara tahlilan. Mereka mengalami gejala mual, pusing dan sakit perut.

“Pengakuan warga yang menjadi korban keracunan, makananya itu nasi uduk dengan lauk telurnya dan kuah rendang. Mereka juga menyampaikan jika telurnya sudah berbau,” ujarnya, Kamis (12/9/2019).


Kapolres menegaskan, pihaknya akan memeriksa kejadian ini akibat faktor kesengajaan atau hal lain, seperti bahan baku yang kedaluwarsa dan lain sebagainya.

“Masih diselidiki untuk penyebabnya. Tuan rumah acara tahlilan dan keluarganya juga mengalami keracunan,” katanya.

BACA JUGA: Ratusan Warga Sukabumi Keracunan Makanan, 2 Orang Tewas

Data yang dirangkum hingga Kamis (12/9/2019), tercatat ada sebanyak 142 orang mengalami keracunan.  Dari jumlah itu, 24 pasien dirujuk ke RSUD Palabuhanratu, 20 pasien dirujuk ke RSUD Sekarwangi dan sisanya telah diperbolehkan pulang.

“Dari ratusan yang mengalami gejala keracunan, dua di antaranya meninggal, Pertama ananda Rendi (9) yang meninggal di RSUD Palabuhanratu dan Dewi (37) di RSUD Sekarwangi,” ujarnya.


Diketahui, keracunan massal dialami ratusan warga Kampung Pangkalan dari tiga rukun tetangga (RT) di RW 03, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kejadian ini berawal dari acara tahlilan 100 hari meninggalnya salah satu warga pada Rabu (11/9/2019) pukul 20.00 WIB.

Tuan rumah yang mengadakan tahlilan menyiapkan makanan sendiri untuk dihidangkan kepada mereka yang hadir maupun warga sekitar yang tidak sempat datang. Setelah itu, warga yang menyantap menu nasi uduk banyak yang mengeluh sakit, mual dan pusing diduga akibat keracunan.


Editor : Donald Karouw