Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Cipali Indramayu

Yudy Heryawan Juanda, Agus Warsudi ยท Rabu, 24 April 2019 - 00:30 WIB
Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Cipali Indramayu

Polisi masih menyelidiki kecelakaan maut di Tol Cipali Indramayu, Jawa Barat. (Foto: iNews.id/Yudy Heryawan Juanda)

INDRAMAYU, iNews.id – Ditlantas Polda Jabar dan Polres Indramayu masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut di Jalan Tol Cipali Km 137 Indramayu, Jawa Barat, Selasa (23/4/2019) sore.

Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan masing-masing Mitsubishi Pajero, Hona CRV dan Toyota Hice itu mengakibatkan empat orang tewas di lokasi kejadian dan sembilan lainnya luka-luka.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar Kombes Pol Muhammad Aris mengatakan, tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan melaju dari arah Cikopo menuju Palimanan.

Setibanya di lokasi kejadian, kata Aris, diduga pengemudi kendaraan Honda CRV, Kusno Sujarwasi, warga Warga Desa Gunungtiga RT 04/ 02, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, tak mampu menguasai kendaraannya. Akibatnya, Honda CRV menabrak bagian belakang Mitsubishi Pajero nopol D 1537 PN. 

Setelah itu, Honda CRV nopol B 114 BIL oleng ke kiri menabrak petugas maintance yang sedang melaksanakan babat rumput di row jalan. "Kemudian Pajero oleng ke sebelah kanan dan menyeberang jalur ke jalur A menabrak kendaraan Toyota Hiace. Kemudian Pajero terbalik di lajur 1," kata Aris.

BACA JUGA:

3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Cipali, 4 Tewas dan 9 Luka

Minibus Pecah Ban dan Tabrak Pembatas Jalan di Tol Cipali, 1 Tewas

Dia mengemukakan, posisi kendaraan terakhir Honda CRV terbalik di jalur B di bahu jalan menghadap ke utara. Sedangkan kendaraan Mitsubishi Pajero dan Toyota Hice nopol B 7264 AW terbalik di lajur 1 jalur A menghadap ke timur.

Akibat kecelakaan itu, empat orang tewas di lokasi kejadian termasuk seorang petugas pemotong rumput. Sedangkan sembilan penumpang lainnya mengalami luka-luka.


Empat korban tewas yaitu, Wida Sariningsih (36) warga Kedawung, Cirebon; dan Yonhendri(55) warga Teluk Pucung, Bekasi Utara. Sementara dua korban tewas lainnya belum diketahui identitasnya.

“Yang ketemu identitasnya baru dua orang. Total ada empat jenazah dan empat korban luka yang dibawa ke sini,” kata petugas kamar jenazah RSUD Subang, Herry Hartono.

Dia mengatakan, korban tewas akibat mengalami luka parah di bagian kepala dan kaki. Saat ini, jenazah empat korban itu masih disemayamkan di RSUD Subang. Sedangkan lima korban luka lainnya dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar Pagaden, Subang.


Editor : Kastolani Marzuki