Presiden Jokowi Apresiasi Muslimat NU Deklarasi Antihoaks di Cianjur

Antara ยท Jumat, 08 Februari 2019 - 19:49 WIB
Presiden Jokowi Apresiasi Muslimat NU Deklarasi Antihoaks di Cianjur

Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) didampingi Ibu Negara Iriana menghadiri silaturahmi dengan Muslimat NU di Pondok Pesantren Al-Ittihad, Cianjur, Jumat (8/2/2019). (Foto: Antara)

CIANJUR, iNews.id - Presiden Joko Widodo bersilaturahmi dengan Muslimat NU dan para ulama di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ittihad di Langensari, Karangtengah, Cianjur, Jawa Barat.

Jokowi menyampaikan pesan persatuan dalam acara yang didahului dengan deklarasi Muslimat NU antihoaks, antifitnah, dan antigibah. "Kita tahu semuanya negara kita Indonesia ini dianugerahi Allah berbeda-beda. Beda suku agama, adat, tradisi, beda bahasa daerah. Oleh sebab itu, penting bagi kita semua untuk merawat, menjaga persatuan, kerukunan, persaudaraan, ukhuwah, ukhuwah islamiah, ukhuwah wathaniah (kebangsaan) kita," kata Presiden Joko Widodo, Jumat (8/2/2019).

Menurut Presiden, sebagai bangsa yang besar Indonesia dianugerahi banyak perbedaan dengan penduduk 260 juta jiwa dan 714 suku. Bahkan, kata Jokowi, jika dibandingkan dengan negara lain, misalnya Afghanistan yang hanya memiliki tujuh suku tetapi selama 40 tahun tidak berhenti berkonflik. "Yang paling dirugikan adalah wanita dan anak-anak," katanya.

Karena itu, Jokowi berpesan agar jangan sampai perbedaan, termasuk perbedaan pilihan politik, persatuan bangsa menjadi terpecah.

Dia secara khusus menyambut baik dilakukannya deklarasi antihoaks oleh Muslimat NU. "Saya sangat menghargai deklarasi Muslimat NU di mana-mana mengenai antihoaks, antifitnah, dan antigibah," katanya.

BACA JUGA:

Kiai dan Santri Eks Keresidenan Madiun Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

Jaringan Perempuan NU Jateng Komitmen Menangkan Jokowi-KH Ma'ruf

Upaya itu, kata Jokowi, diharapkan mampu meredam konflik dan kemungkinan terjadinya friksi antarmasyarakat. Pada kesempatan yang sama, Jokowi juga menyampaikan klarifikasi mengenai tuduhan dirinya PKI dan antek asing.

Presiden kemudian menunaikan salat Jumat di Masjid Al-Ittihad secara berjamaah dengan para ulama, kiai, dan santri Pondok Pesantren Al-Ittihad.

Selepas salat Jumat, Presiden menyerahkan sejumlah sertifikat tanah wakaf kepada pengelola masjid, musala, madrasah, dan lembaga pendidikan Islam di wilayah Cianjur.

Hadir pada kesempatan silaturahmi tersebut Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Mensesneg Pratikno, dan Koordinator Staf Kepresidenan Teten Masduki. Presiden secara khusus bersilaturahmi dengan ulama Cianjur sekaligus pengasuh Ponpes Al-Ittihad KH Kamali Abdul Ghani.


Editor : Kastolani Marzuki