Presiden Jokowi Cek Pengerjaan 2 Terowongan Nanjung di Bandung

Antara ยท Minggu, 10 Maret 2019 - 10:18 WIB
Presiden Jokowi Cek Pengerjaan 2 Terowongan Nanjung di Bandung

Presiden Joko Widodo saat meninjau proyek Terowongan Nanjung di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019). (Foto: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)

BANDUNG, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecek pengerjaan Terowongan Nanjung di Kabupaten Bandung, dalam lawatannya di Jawa Barat. Keberadaan terowongan yang berlokasi di Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, ini bertujuan untuk mengatasi banjir di Bandung.

"Terowongan (Nanjung) ini rencananya sudah sangat lama. Mungkin berapa tahun yang lalu pak bupati? Sudah 15 tahun yang lalu ya, ini sudah lama. Dikoja-dikaji, ini kita sekarang dalam proses kita kerjakan," ujar Jokowi, di lokasi pembangunan, Minggu (10/3/2019).

Presiden mengatakan, ada dua terowongan yang dibangun dengan panjang 230 meter. Salah satu dari terowongan telah rampung dan satunya lagi sudah lebih dari 50 persen selesai tahap konstruksinya.

BACA JUGA: Kampanye di Bandung, Jokowi Hadiri Deklarasi Alumni Jabar Ngahiji

"Ini yang satu sudah rampung, satunya lagi sudah separuh lebih. Akhir tahun ini Insya Allah sudah rampung sehingga musim hujan berikut sudah keliatan fungsi dari terowongan ini," ucapnya.

Dia menjelaskan, jika sudah berfungsi, Terowongan Nanjung akan mengurangi lama dan luas genangan pada musim hujan di Kecamatan Dayeuh Kolot dan sekitarnya.

"Kita harapkan ini dapat mengatasi banjir yang ada di Bandung, terutama di daerah Dayeuh Kolot, di Bale Endah, di Bojongsoang. Ini bisa terkurangi banyak sekali dengan adanya terowongan ini," katanya.

Diketahui, Terowongan Nanjung merupakan salah satu di antara pekerjaan besar pembenahan Sungai Citarum sepanjang 270 kilometer (Km) yang sudah penuh limbah pabrik dan sampah.

Di hulu, lahan-lahan gundul dan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum direhabilitasi. Empat anak Sungai Citarum (Sungai Cikijing, Cikeruh, Cimande dan Citarum Hulu), Sungai Citepus, Sungai Cinambo, Sungai Cilember, dan Sungai Cibeureum juga dinormalisasi. Sementara di sepanjang aliran sungai dilaksanakan pengelolaan sumber daya air, limbah cair dan padat, serta permukiman kembali masyarakat yang tinggal di bantaran maupun kawasan rawan bencana banjir.

Selain Terowongan Nanjung, juga tengah dikerjakan sejumlah infrastruktur penanganan banjir seperti pembuatan kolam retensi Cieunteung Dayeuh Kolot, Embung Gedebage, floodway Sungai Ciantig, Citepus dan Sungai Cisangkuy. Hal ini sebagai wujud komitmen Pemerintah yang ingin menjadikan Sungai Citarum kembali bersih, bisa dipakai untuk kehidupan sehari-hari warga di Jabar, dapat diolah jadi air bersih dan bagus untuk irigasi.

Hadir mendampingi Presiden, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono, Wakil Gubernur Jabar UU Ruzhanul Ulum, Bupati Bandung Dadang M Nasser dan rombongan lainnya.


Editor : Donald Karouw