Puluhan Kendaraan Terjaring Razia karena Pasang Stiker TNI-Polri

Yudy Heryawan Juanda ยท Sabtu, 09 Februari 2019 - 16:00 WIB
Puluhan Kendaraan Terjaring Razia karena Pasang Stiker TNI-Polri

Petugas meminta pemilik kendaraan melepas stiker TNI-Polri yang menempel. (Foto: iNews/Yudy Heryawan).

SUBANG, iNews.id - Petugas gabungan dari kepolisian dan TNI menggelar razia terhadap kendaraan yang menggunakan atribut (stiker) TNI-Polri. Atribut ini rawan disalahgunakan, karena aparat harus netral dalam Pemilu 2019.

Razia tersebut dilakukan Provos Polda Jawa Barat (Jabar) bersama Satlantas Polres Subang dan Subdenpom Subang. Mereka memeriksa kendaraan di rest area bus Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang.

Kasubbid Provos Polda Jabar, AKBP Wawan Hermansyah mengatakan, razia ini dikhususkan kepada masyarakat yang menempel stiker TNI - Polri di kendaraan mereka, padahal bukan diperuntukan ke masyarakat sipil.

"Memang tidak sesuai peruntukannya," kata Wawan di rest area bus Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Jabar, Sabtu (9/2/2019).

Menurut dia, dalam razia tersebut petugas akan mengecek kelengkapan dokumen dan surat-surat kendaraan. Kemudian, bagi mobil atau motor yang kedapatan menempel stiker TNI-Polri, diminta segera dicopot.

Pantauan iNews, petugas langsung menyuruh pengendara untuk turun dan mencopot sendiri stiker yang menempel. Untuk mobil, rata-rata memasang di kaca depan dan belakang mereka. Sedangkan motor di dekat stang kemudi.

"Razia ini juga berlaku kepada anggota TNI dan Polri, yang mana mereka memang harus memasang atribut tersebut. Namun, untuk para anggota tidak ada pelanggaran," ujar dia.

Selain melepas dan mencabut stiker TNI - Polri, petugas juga merazia kendaraan yang diduga melanggar lalu lintas, menggunakan knalpot bising dan tidak memiliki dokumen serta kelengkapan surat berkendara.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal