Putranya Disebut Tembak Kontraktor, Bupati Majalengka: Saya Akan Hormati Proses Hukum

Agus Warsudi, Mohamad Zeni Johadi, Sindonews ยท Selasa, 12 November 2019 - 16:43 WIB
Putranya Disebut Tembak Kontraktor, Bupati Majalengka: Saya Akan Hormati Proses Hukum

Bupati Majalengka Karna Sobahi. (Foto/SINDOnews/Dok)

BANDUNG, iNews.id – Bupati Majalengka Karna Sobahi angkat bicara soal anak keduanya yang disebut menjadi pelaku penembakan terhadap seorang kontraktor Panji Pamungkasandi. Orang nomor satu di Kabupaten Majalengka itu menegaskan siap mematuhi proses hukum yang berlaku.

Karna mengatakan, pria berinisial IN yang disebut pelaku penembakan tersebut adalah Irfan Nuralam, anak keduanya. Irfan kini menjabat Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Majalengka.

“Irfan Nuralam adalah benar-benar darah daging saya dan asli anak kandung saya,” kata Karna kepada via pesan singkat kepada wartawan, Selasa (12/11/2019).

 

BACA JUGA:

Oknum Pejabat Pemkab Majalengka Tembak Pengusaha Konstruksi saat Tagih Pembayaran Proyek

Pascapenembakan Kontraktor oleh Oknum Pejabat Pemkab Majalengka, Polisi Periksa 6 Saksi

 

Karna menegaskan, meski anak kandung bupati, proses hukum terhadap Irfan Nuralam akan tetap berlanjut. Dia pun memastikan Irfan Nuralam akan menjalani proses hukum sesuai aturan yang berlaku.

“Sebagai keluarga, saya akan menghormati dan mengikuti proses hukum. Sebagai warga negara yang taat azas, saya akan selalu siap mengikuti dan menghargai proses hukum,” ujar Bupati.

Karna mengatakan, saat ini tim penasihat hukum dari Irfan Nuralam tengah mengumpulkan informasi objektif terkait peristiwa itu. Tim hukum tengah mencari kronologi yang sebenar-benarnya.

“Saat ini tim penasihat hukum Irfan sedang mengumpulkan informasi objektif tentang prolog kejadian yang sebenarnya dari awal dan faktor terjadinya peristiwa tersebut. Dengan begitu, mayarakat bisa memahami bagaimana kejadian sebenarnya,” kata Karna.

Diketahui, seorang kontraktor, Panji Pamungkasandi, ditembak hingga luka di tangan kiri. Penembakan diduga dilakukan seorang pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Majalengka berinisial IN, yang merupakan anak kedua dari Bupati Majalengka Karna Sobahi.

Peristiwa penembakan yang diduga dipicu oleh masalah pembayaran proyek tersebut terjadi di Ruko Hana Sakura, Cigasong, Kabupaten Majalengka pada Minggu (10/11/2019) malam. Korban selanjutnya membuat laporan pengaduan ke Polres Majalengka, Senin (11/11/2019).


Editor : Maria Christina