Ridwan Kamil Bentuk Pokja untuk Bantu Tim Optimasi dan Sinkronisasi

Yogi Pasha ยท Kamis, 02 Agustus 2018 - 19:02 WIB
Ridwan Kamil Bentuk Pokja untuk Bantu Tim Optimasi dan Sinkronisasi

Gubernur Jawa Barat terpilih, Ridwan Kamil. (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)

BANDUNG, iNews.id - Tim Optimasi dan Sinkronisasi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) terpilih terus menyusun strategi untuk menyamakan program kerja saat memimpin nanti. Bahkan, tim yang dipimpin Erry Riyana Hardjapamekas ini telah membentuk kelompok kerja (pokja) untuk membantu kinerja tim inti Optimasi dan Sinkronisasi. 

Setelah sepekan diresmikan dan langsung bekerja, Tim Optimasi dan Sinkronisasi kembali mendapatkan arahan dari Gubernur Jabar Terpilih Ridwan Kamil dalam pertemuan perdana, Kamis (2/8/2018).

Menurut Erry, tujuan rapat perdana ini adalah untuk menyamakan persepsi agar gubernur dan wakil gubernur terpilih dapat berkomunikasi dalam bahasa yang sama dengan birokrasi. "Ekpektasi masyarakat tinggi dan banyak sekali harapan yang disampaikan oleh warga Jawa Barat atas terpilihnya Kang Emil dan Kang Uu sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur" ucapnya. 

Selain itu, kata Erry, di samping harapan, masalah yang dihadapi Provinsi Jabar juga sangat berat dan beragam. "Karena itu, gubernur dan wakil gubernur terpilih harus memilih program yang sesuai agar bisa dicapai dalam waktu 100 hari hingga lima tahun ke depan," ujarnya.

Acara rapat perdana ini dihadiri 14 anggota Tim Optimasi dan Sinkorinisasi dan beberapa tokoh Jabar yang diundang untuk hadir dan memberikan pandangan. Turut Hadir dalam kesempatan pertemuan pertama Tim Optimasi dan Sinkronisasi ini, di antaranya Mantan Menteri Lingkungan Hidup, Sarwono Kusumaatmadja, Mantan Menristekdikti/Rektor ITB, Kusmayanto Kadiman, serta sesepuh Wanadri sekaligus anggota Majelis Wali Amanah Unpad, Iwan Abdulrachman. 

Rapat perdana ini merupakan rangkaian dari beberapa pertemuan yang akan digelar Tim Optimasi dan sinkorinisasi Gubernur dan Wagub Terpilih. Usai rapat, Tim Optimasi dan sinkronisasi akan menarik aspirasi dalam bentuk offline dan online dalam program Rumah Kolaborasi yang akan menghimpun aspirasi dari seluruh warga dan pemangku kepentingan di Jawa.

Rapat ini juga membentuk kelompok kerja yang dibagi ke dalam 6 wilayah dan 25 pokja yang akan menghimpun aspirasi masyarakat dan melahirkan dokumen rekomendasi dalam bentuk program prioritas per pokja.

Selanjutnya, Tim Optimasi akan menggelar rapat pleno lanjutan dengan 25 pokja yang sudah terbentuk yang akan menghasilkan keluaran pemilihan program prioritas secara umum. "Setelah proses ini dilalui, Tim optimasi dan sinkronisasi akan bertemu dengan Gubernur dan Wagub Jawa Barat terpilih untuk menyampaikan finalisasi dokumen dan rekomendasi Tim Optimasi dan Sinkronisasi terkait program prioritas pasangan gubernur dan wagub terpilih selama lima tahun kedepan," ucapnya.


Editor : Himas Puspito Putra