Tanah Bergerak Rusak Belasan Rumah di Cianjur, Warga Mengungsi

Antara ยท Jumat, 11 Januari 2019 - 19:12 WIB
Tanah Bergerak Rusak Belasan Rumah di Cianjur, Warga Mengungsi

Belasan rumah di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidaun, Cianjur, Jawa Barat, rusak akibat tanah bergerak. (Foto: Dok.iNews.id)

CIANJUR, iNews.id - Belasan rumah di dua kampung di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidaun, Cianjur, Jawa Barat, mengalami pergerakan tanah yang terjadi sejak dua hari terakhir yang disertai hujan deras.

Bahkan beberapa orang kepala keluarga terpaksa mengungsikan anggota keluarganya ke tempat aman guna menghindari hal yang tidak diinginkan karena pergerakan tanah terus meluas dan semakin dalam. Intensitas hujan yang cukup tinggi membuat rumah warga yang terdampak rusak di bagian dinding dan lantai.

Kapolsek Cidaun AKP Falahudin mengatakan, pergerakan tanah terus meluas sejak satu tahun terakhir dan kini semakin parah sehingga mengancam 15 rumah dan bangunan sekolah dasar di Kampung Cibitung, Desa Mekarjaya yang sebagian besar warganya sudah mengungsi.

"Setelah satu tahun pergerakan tanah kembali terjadi di kawasan Ini dan terus meluas sehingga merusak rumah warga dibagian dinding dan lantai mengalami retak. Luas dan kedalaman pergerakan terus bertambah seiring intensitas hujan yang cukup tinggi," katanya, Jumat (11/1/2019).

BACA JUGA:

Sejumlah Rumah di Banjarnegara Rusak Parah akibat Tanah Bergerak

Belasan Rumah di Banyumas Rusak akibat Tanah Bergerak

48 Rumah di Bandung Barat Rusak akibat Tanah Bergerak dan Longsor

Dia menjelaskan, pergerakan tanah dan longsor juga mengancam enam rumah di Kampung Ekor Mustika, Desa Mekarjaya, sehingga 15 jiwa diungsikan terutama ketika hujan turun deras dan malam menjelang. Warga memilih mengungsi karena takut ketika malam hari longsor dan pergerakan tanah tiba-tiba terjadi.

"Saat hujan turun deras, kami mengimbau warga di wilayah tersebut untuk mengungsi ke tempat aman. Malam hari warga tidak berani tidur di rumahnya karena dekat dengan tebing yang bisa Setiap waktu mengalami longsor. Harapan warga dapat segera direlokasi ke tempat yang lebih Aman," katanya.

Menurut Kapolsek, peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Pemkab Cianjur, BPBD Cianjur, melalui desa dan kecamatan, dengan harapan dapat membantu meringankan beban warga dengan mengirim bantuan logistik dan relokasi perkampungan.


Editor : Kastolani Marzuki