Tangkap Pegawai Imigrasi dan Calo Paspor, Saber Pungli Sita Uang Jutaan Rupiah

Sindonews, Agus Warsudi ยท Jumat, 10 Mei 2019 - 21:30 WIB
Tangkap Pegawai Imigrasi dan Calo Paspor, Saber Pungli Sita Uang Jutaan Rupiah

Tim Satgas Saber Pungli Jabar menangkap pegawai Imigrasi Bandung dan calo paspor. (Foto: Ilustrasi)

BANDUNG, iNews.id – Tim Satgas Saber Pungli Jabar menyita uang jutaan rupiah dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pegawai Imigrasi dan calo paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Bandung Gedung Binacitra Lantai 3 Jalan Soekarno-Hatta.

Kedua orang itu diduga melakukan pungutan liar (pungli) pembuatan paspor. Diperoleh informasi, ASN Kanwil Kemenkum HAM yang bertugas di Kantor Imigrasi Kelas I Bandung itu bernama R atau Ita (55), staf pengambilan paspor. 

Selain R atau Ita, tim Satgas Saber Pungli juga menangkap tangan calo paspor, DIS atau Irgi (66). Penangkapan Ita dan Irgi dilakukan Satgas Saber Pungli Jabar pada 6 Mei 2019 atau hari pertama puasa.

“Bahwa proses pembuatan paspor ada standar operasional yang dilanggar, yakni masuknya persyaratan dan uang melalui jalan pintas. Adapun modus operandi, keduanya memetok tarif harga pembuatan paspor yang tidak sesuai dengan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yakni Rp500.000 per paspor," kata Kepala Tim Tindak Unit II Saber Pungli Jabar, AKBP Basman, Jumat (10/5/2019).

BACA JUGA: OTT Hakim dan Panitera PN Balikpapan, KPK Amankan Uang Ratusan Juta



Seharusnya, ujar dia, tarif pembuatan paspor sesuai aturan Rp350.000 per paspor. Adapun akumulasi keuntungan yang diraup Irgi sebesar Rp700.000 yang berasal dari pemohon berinisial R. 

“Akumulasi keuntungan yang didapat Ita sebesar Rp4,95 juta yang bersumber dari Irgi yang menguruskan empat paspor masing-masing seharga Rp505.000 dan dari saudari Eneng Rp1,2 juta. Keuntungan dari empat paspor masing-masing Rp300.000. Lalu dari pemberian para pemohon yang ingin cepat proses pengambilan Rp3,55 juta," ungkap Basman. 

Dia mengatakan, Operasi Tangkap Tangan (OTT) itu dilakukan setelah Satgas Saber Pungli menerima laporan masyarakat pada 30 April terkait dugaan pungli di Kantor Imigrasi Kelas I Bandung. Kemudian surat perintah tugas nomor SP.Gas/66/IV/2019/Satgas Saber tanggal 30 April dan surat perintah tugas nomor SP.Gas/71/V/2019/Satgas Saber pada 6 Mei 2019.

"Pelaku diduga melanggar Pasal 12 huruf b Undang-Undang Pemberantasan Tipikor," tutur Basman.

Adapun uang hasil pungli sebesar Rp5,65 juta disita dari Irgi sebesar Rp700.000 dan Ita Rp4,95 juta. Saber Pungli sudah melakukan gelar perkara kasus ini.


Editor : Kastolani Marzuki