Tegur Orang Mabuk, Pemuda di Bandung Tewas dengan 3 Luka Tikaman

Okezone, CDB Yudistira ยท Rabu, 31 Juli 2019 - 15:35 WIB
Tegur Orang Mabuk, Pemuda di Bandung Tewas dengan 3 Luka Tikaman

Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Istimewa).

BANDUNG, iNews.id - Seorang pemuda di Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), tewas setelah dikeroyok sejumlah orang tak dikenal. Korban mengalami luka tusukan senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya yang membuatnya kehabisan darah.

Kapolsek Bandung Kulon, Kompol Sadewo mengatakan, kasus ini pengeroyokan ini terjadi pada Sabtu (27/7/2019) malam. Saat itu korban, Agus Malik (21) sedang bersama temannya, Rian (22), berada di Jalan Paralon, Kecamatan Cigondewah.

"Korban dan pelaku ini tidak saling kenal. Sebelum perkelahian pelaku ini dalam keadaan pengaruh minum-minum keras tak terima di tegur oleh korban," kata Sadewo kepada wartawan di Kota Bandung, Jabar, Rabu (31/7/2019).

BACA JUGA: Cekcok sambil Mabuk, Warga TTU NTT Tikam Teman hingga Tewas

Menurut dia, karena perselisihan itu para pelaku yang berjumlah tiga orang yakni, Setiawan Raeynaldi alias Koang, Reggy Marwan Saputra alias Butong dan Fikri Nurfauzi alias Cacing, langsung mengeroyok kedua korban.

Korban Agus mengalami luka tusukan senjata tajam di bagian leher, dada dan perutnya. Sedangkan Rian hanya luka-luka lebam di bagian wajah.

"Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit. Begitu mendapat laporan itu, polisi langsung mendatangi TKP dan mengejar pelaku," ujar dia.

BACA JUGA: Suami di Labura Cekik Leher Istri hingga Tewas karena Kesal Ditolak Bersetubuh

Ketiga pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing. Dari tangan mereka, polisi menyita dua motor, satu senjata tajam jenis pisau lipat, satu kaleng pot yang digunakan untuk menyerang korban dan pakaian milik korban serta pelaku.

Kini ketiga pelaku tersebut mendekam di balik jeruji besi ruang tahanan Polsek Bandung Kulon. Polisi menerapkan Pasal 338 Jo 351 Ayat 3 dan Pasal 170 Jo 351 KUHPidana dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

 


Editor : Andi Mohammad Ikhbal