TKD Jabar Siapkan Politik Semut untuk Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Yogi Pasha ยท Sabtu, 10 November 2018 - 17:43 WIB
TKD Jabar Siapkan Politik Semut untuk Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Capres 01 Jokowi dan Ketua TKD Jabar Dedi Mulyadi memberi keterangan kepada wartawan usai silaturahmi konsolidasi pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Bandung, Sabtu (10/11/2018). (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)

BANDUNG, iNews.id – Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) telah menyiapkan politik semut sebagai strategi memenangkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 mendatang.

Ketua TKD Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, politik semut yang dimaksud adalah pergerakan seluruh kader, tim kampanye, calon anggota legislatif (caleg), relawan, dan seluruh pendukung. Pergerakan itu dengan melakukan silaturahmi kepada masyarakat untuk memperkenalkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Menurut Dedi, secara statistik dan dari hasil berbagai riset, angka elektabilitas Jokowi di masyarakat saat ini telah meningkat. Namun, angka statistik itu harus terus digenjot dengan menghapus isu-isu yang mencoreng nama Jokowi.

“Yang jadi problem di Jabar tinggal menghapus isu yang selama ini dikembangkan seperti isu tuduhan PKI, tenaga kerja asing, agama, dan lainnya. Tapi, saya yakin isu itu akan hilang sendirinya dengan adanya brand positif dari Pak Jokowi-Ma’ruf Amin,” kata Dedi usai Silaturahmi dan Konsolidasi bersama Capres Jokowi di Hotel Grand Asrilia, Kota Bandung, Sabtu (10/11/2018).

Selain itu, operasi semut dengan cara door to door juga akan dilakukan para caleg DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota yang akan bersilaturahmi. “Sekarang sudah jalan. Mereka (caleg) door to door kepada masyarakat untuk kepentingan dirinya dan Pak Jokowi. Bisa dilihat dari grafik tadi yang terus meningkat,” ujar Dedi.

BACA JUGA:

Jokowi Mengaku Sudah Rasakan Kemenangan di Jabar, tapi Masih Tipis

Sambut Hari Pahlawan, Timses Jokowi Jatim Cangkrukan Bareng Veteran

Namun, kata Dedi, TKD Jabar juga masih memiliki tugas untuk mendongkrak suara pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di daerah yang dinilai minim. TKD sudah mengidentifikasi daerah-daerah yang masih terbelenggu dengan isu isu negatif ini. “Nah, itu yang akan kami kerjakan,” ungkap dia.

Terkait pesan Jokowi untuk memenangkan secara tebal saat Pilpres 2019 nanti, Dedi mengungkapkan, kondisi sekarang sudah menang tipis. Namun, masih ada waktu lima bulan untuk meningkatkannya. “Nanti, pas lima bulan, kami menang tebal. Yakin saya, optimistis bisa,” katanya.

Apalagi, kata Dedi, TKD Jabar akan memanfaatkan suara Ridwan Kamil yang menang di Pilkada 2018 lalu. Dirinya dan Ridwan Kamil memiliki segmentasi suara masyarakat yang berbeda.

“Saya punya segmentasi di seni dan budaya, pedesaan, pertanian, isu-isu semut yang saya pakai sedangkan Ridwan Kamil bakal kuat di isu milenial. Dua-duanya kerja dengasn baik. Apalagi Pak Ridwan Kamil gubernur yang bisa mengoptimalkan kinerjanya agar mendongrak kemenangan pak Jokowi. Yakin saya,” paparnya.

Sekretaris TKD Jabar Abby Yuhana mengatakan, amanat dan arahan yang telah disampaikan Jokowi di hadapan caleg dan TKD Jabar akan dilaksanakan dengan maksimal.

“Target kami 60 persen menang di Jabar. Kampanyenya akan disampaikan kepada masyarakat mengenai kesuksesan pemerintahan saat ini,” kata Abby.

Abby mengungkapkan, target kemenangan 25 dari 27 kabupaten/kota di Jabar akan terus dikonsolidasikan bersama TKD. Apalagi, pekerjaan berat saat ini merebut suara di wilayah  Priangan Timur dan Barat. Di sini, kemenangan suara Jokowi dinilai masih tipis.

“Kami akan fokus di daerah ini. Kami punya kepala daerah pemenang dari partai koalisi. Setelah acara ini, kami akan konsolidasi lagi untuk mengamankan titik kelemahan,” ungkap dia.


Editor : Maria Christina