Truk Tabrak Sepeda Motor di Jalan Kolonel Masturi Bandung Barat, 2 Korban Tewas

Yuwono ยท Senin, 13 Mei 2019 - 18:38 WIB
Truk Tabrak Sepeda Motor di Jalan Kolonel Masturi Bandung Barat, 2 Korban Tewas

Petugas Polres Cimahi mengevakuasi dua pengendara motor yang tewas usai ditabrak truk di Jalan Kolonel Masturi, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, Senin (13/5/2019). (Foto: iNews/Yuwono)

CIMAHI, iNews.id – Kecelakaan maut kembali terjadi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), Senin (13/5/2019). Sebuah truk barang menghantam pengendara sepeda motor di Jalan Kolonel Masturi hingga menyebabkan dua orang tewas di tempat.

Petugas Polres Cimahi yang mendapat informasi dari warga langsung turun ke lokasi dan mengevakuasi dua pengendara motor yang tewas ke mobil ambulans, Senin sore. Korban diketahui bernama Hadian dan seorang lagi belum diketahui identitasnya.

Kasat Lantas Polres Cimahi AKP Suharto mengatakan, kecelakan ini bermula saat pengemudi truk barang bernopol B 9950 UXR bernama Gunadi, melaju dari arah Cisarua menuju Cimahi. Tiba di Jalan Kolonel Masturi, truk berusaha menyalip kendaraan di depannya.

BACA JUGA:

Minibus Travel Hantam Truk dari Belakang di Tol Batang, 1 Tewas dan 2 Kritis

2 Minibus Tabrakan di Jalur Cadas Pangeran Bandung, 7 Korban Luka-luka

Karena kondisi jalan turunan, pengemudi truk diduga tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Akibatnya, truk langsung menghantam pengendara sepeda motor yang datang dari arah berlawanan. Nahas, kedua pengendara motor tewas di tempat kejadian.

“Jadi pengemudi truk lalai sehingga menabrak pengendara motor dan kedua-duanya meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Suharto.

Suharto mengatakan, Polres Cimahi sudah menetapkan pengemudi sopir truk sebagai tersangka. Saat ini, sopir sudah ditahan di Mapolres Cimahi. Sementara kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Cibabat Cimahi guna penyelidikan lebih lanjut mengenai kecelakan tersebut.

“Kami menahan sopis truk karena dikhawatirkan dapat menghilangkan barang bukti dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.


Editor : Maria Christina