Tulisan Gokil Pemudik Sepeda Motor Ini Bikin Pengguna Jalan Lain Tertawa

Rahmat Hidayat ยท Minggu, 02 Juni 2019 - 08:05 WIB
Tulisan Gokil Pemudik Sepeda Motor Ini Bikin Pengguna Jalan Lain Tertawa

Pemudik sepeda motor memasang tulisan lucu di belakang kendarannya di Jalan Raya Kalimalang, Bekasi. (Foto: iNews.id/Rahmat Hidayat)

BEKASI, iNews.id - Lebaran tinggal menghitung hari. Para perantau pun mulai berbondong-bondong mudik ke kampung halaman tercinta. Iring-iringan kendaraan sepeda motor pemudik terus memadati ruas Jalan Kali Malang, Kota Bekasi, Sabtu (1/6/2019) malam.

Uniknya, para pemudik sepeda motor ini punya cara untuk melampiaskan hasrat mudiknya dengan membuat tulisan lucu yang ditempel di motor maupun barang bawaannya. Aksi itu tentu membuat para pengguna kendaraan lainnya tertawa. 

Entah apa yang terpikir dari benak pemudik membuat tulisan lucu itu. Mungkin agar menjadi pusat perhatian atau sebagai wadah mengungkapkan isi hati. Namun yang pasti potret pemudik dengan tulisan di belakang sepeda motor ini jadi viral di media sosial.

Umumnya, tulisan itu berupa berupa lelucon serta curhatan karena mudik kali ini belum bisa membawa pasangan. Seperti yang dilakukan Heri, pemudik asal Purwokerto, Banyumas, Jateng itu memasang tulisan unik di belakang sepeda motornya.



Ngampurane Biyung, mudik tahun kiye cuma bisa nggawa sirup marjan karo roti buaya urung bisa nggawa calon mantu (Maaf Ibu, mudik tahun ini cuma bisa bawa sirup marjan dan roti buaya belum bisa bawa calon mantu).”

Heru mengaku tulisan yang dibuatnya itu hanya iseng dan sekadar hiburan untuk meramaikan mudik Lebaran.

Ada juga tulisan lain yang berisi penyadaran diri tentang arti mudik. “Mburu Dunyo ora ono mareme, rezeki dewe-dewe sing penting mudik njaluk ngapuro maring wong tuo (Mengejar dunia tidak ada habisnya, rezeki sendiri-sendiri yang penting mudik minta maaf ke orang tua).

Dari data Posko Mudik Kota Bekasi, volume kendaraan sepeda motor tujuan kota-kota di Jawa Tengah maupun Jawa Timur melonjak drastis pada H-4 Lebaran, Sabtu (1/6/2019). Tiap jam, tercatat lebih dari 6.000 unit sepeda motor pemudik yang melintas.


Editor : Kastolani Marzuki