Ulama di Ciamis Imbau Masyarakat Tak Ikut Aksi Penetapan Hasil Pilpres

Sindonews ยท Kamis, 13 Juni 2019 - 01:10 WIB
Ulama di Ciamis Imbau Masyarakat Tak Ikut Aksi Penetapan Hasil Pilpres

Ulama dan pengasuh ponpes di Ciamis. (Foto: Sindonews).

CIAMIS, iNews.id - Sejumlah ulama di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar), menolak adanya aksi susulan terkait penetapan sengketa Pilpres 2019. Masyarakat diminta menjaga ketertiban dan keamanan wilayah.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Panjalu, Ustaz Solihin mengatakan, pihaknya menolak dan menentang segala bentuk kerusuhan, kekerasan, dan sejenisnya, termasuk penyebaran berita hoaks.

"NKRI harga mati," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (12/6/2019).

Ketua MUI Baregbeg Ciamis, Nana, menolak aksi kekerasan terkait pilpres. Apalagi, kata dia, hal itu sudah dilaporkan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

BACA JUGA: Tunggu Hasil MK, Tokoh Agama di Kendal Serukan Warga Tetap Jaga Persatuan

Dia berharap, sidang MK berjalan lancar dan damai. Karena itu, pihaknya menolak segala bentuk radikalisme dan tindak kekerasan selama pelaksanaan sidang MK nantinya.

Hal yang sama juga ditegaskan Pengasuh Pondok Pesantren Al Muawanah Cinangka Rajadesa Ciamis, KH Didi Jubaedi. Dia mengimbau, warga Ciamis tidak mudah terprovokasi.

"Kami mengimbau kepada warga masyarakat Ciamis, jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita hoaks," ujar dia.

Terkait hasil pilpres, pihak ponpes berharap masyarakat menghargai hasil pemilu dan menyerahkan sepenuhnya sengketa pilpres pada MK sebagai lembaga yang berwenang.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal