UMP Jabar Rp1,6 Juta, Naik Rp114.012 dari Upah Tahun Ini

Yogi Pasha ยท Kamis, 01 November 2018 - 13:56 WIB
UMP Jabar Rp1,6 Juta, Naik Rp114.012 dari Upah Tahun Ini

Gubernur Jabar Ridwan Kamil didampingi Kepala Disnakertrans Jabar Ferry Sofwan Arif mengumumkan UMP Jabar 2019 di Gedung Sate, Bandung, Kamis (1/11/2018). (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)

BANDUNG, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2019 sebesar Rp1.668.372.83. Upah ini naik 8,03 persen atau Rp114.012 dibandingkan tahun ini yang berjumlah Rp1.544.360,57.

Penetapan UMP Jabar 2019 ditandatangani Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 561/Kep.1046-Yanbangsos/2018 tentang UMP Jabar 2019.

Ridwan Kamil yang disapa Emil mengungkapkan, penetapan UMP mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2015 tentang Pengupahan. UMP ini juga akan menjadi dasar bagi kabupaten/kota dalam menetapkan UMK 2019.

“UMP itu untuk memastikan semua yang kerja di Jabar dia tidak kurang dari angka yang sudah disebutkan (Rp1.668.372,83). Memang kenyataan di 27 kota dan kabupaten, tidak ada yang sama dengan UMP dan selalu lebih tinggi,” kata Emil di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (1/11/2018).


BACA JUGA: Sah, Gubenur Tetapkan Upah Minimum Provinsi Sumut 2019 Rp2,3 Juta


Emil mengatakan, kenaikan UMP berlaku secara nasional. Berdasarkan Keputusan Kemenaker, besaran kenaikan UMP 2019 sebesar 8,03 persen mengacu pada angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional. “Kami ikuti aturan persentase ditentukan oleh pusat. Kami ikuti aturan,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Ferry Sofwan Arif menuturkan, setelah penetapan UMP, Pemprov Jabar juga bakal segera menetapkan UMK 27 kabupaten/kota pada 21 November mendatang.

“Hari ini penetapan UMP dan 21 November penetapan UMK. Besarnya kenaikan upah setiap provinsi berawal dengan adanya penetapan oleh Kemenaker mengacu pada PP 78/2015 tentang Pengupahan,” ujar Ferry.


Editor : Maria Christina