Undangan Pesta Seks Sejenis Viral, Pemilik Toko Roti Lapor ke Polisi

Mujib Prayitno ยท Rabu, 11 Juli 2018 - 19:46 WIB
Undangan Pesta Seks Sejenis Viral, Pemilik Toko Roti Lapor ke Polisi

Toko roti yang disebut dalam undangan pesta seks sesama jenis yang beredar di Bandung, Jabar. (Foto: iNews/Mujib Prayitno)

BANDUNG, iNews.id – Sebuah undangan pesta seks sesama jenis viral di Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) setelah tersebar melalui media sosial dan WhatsApp. Lokasi pesta gay yang tertera dalam undangan merupakan sebuah toko roti. Pemilik usaha yang tidak terima dan merasa dirugikan karena lokasi tokonya disebutkan dalam undangan melapor ke Polsek Andir.

Dalam undangan, pesta disebut akan dilaksanakan pada 14 Juli 2018 malam lengkap dengan persyaratan yang harus dipenuhi para calon peserta. Lokasi pesta di Jalan Gardujati Nomor 14 Bandung. Setelah dicek di lapangan, terbukti alamat yang digunakan dalam undangan tersebut memang sebuah toko roti bakar Duti yang sudah berdiri sejak lama.

Menurut pemilik toko, Margareth, undangan yang telah viral tersebut telah mencemarkan nama baiknya dan toko rotinya yang sudah lama berdiri. Dia juga mengaku tidak mengetahui penyebar undangan dan tujuannya menyebutkan alamat tokonya sebagai lokasi pesta seks sesama jenis.

“Berita mengenai acara LGBT yang akan diadakan di Jalan Gardujati, di Roti Duti itu, itu tidak benar dan sangat merugikan nama baik saya. Saya telah melaopor ke polsek untuk pencemaran nama baik. Saya tidak tahu ini arahnya ke mana,” papar Margareth di Mapolsek Andir, Rabu (11/7/2018).

Sementara Kapolsek Andir Kompol Dadang Gunawan memaparkan,  sudah menerima laporan dari pemilik toko yang alamatnya disebutkan dalam undangan pesta seks sesama jenis itu. Polisi akan segera menyelidiki pembuat dan penyebar undangan.

“Namanya setiap laporan, pasti kami berusaha untuk menerima dengan baik Kami akan konfirmasi nanti ke tingkat atas, kepada Satreskrim Polrestabes Bandung. Kami minta bantuan untuk bisa mengungkap kasus ini. Karena kalau bicara penyebaran hoaks, itu memerlukan IT. Mudah-mudahan bisa segera diungkap,” paparnya.

Untuk sementara, Polsek Andir akan menempatkan anggotanya untuk berjaga-jaga di lokasi toko untuk mengantisipasi dampak dari beredarnya undangan yang diduga palsu tersebut. Kasus ini kini dalam penyelidikan Polsek Andir dan Satreskrim Polrestabes Bandung.


Editor : Maria Christina