Video Mesum Gangbang, Polisi Hentikan Penyidikan terhadap Tersangka Meninggal

Ii Solihin, Antara ยท Sabtu, 07 September 2019 - 22:15 WIB
Video Mesum Gangbang, Polisi Hentikan Penyidikan terhadap Tersangka Meninggal

Mapolres Garut. (Foto: Dok iNews).

GARUT, iNews.id - Polres Garut menghentikan proses penyidikan kasus video mesum threesome "Vina Garut" terhadap tersangka inisial A. Hal ini dilakukan karena tersangka meninggal dunia.

"Satu tersangka meninggal dunia atas nama A, perkara dengan tersangka A kami hentikan," kata Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng saat dihubungi wartawan di Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (7/9/2019).

Namun, polisi tetap akan melanjutkan kasus hukum terhadap para tersangka lainnya, termasuk video mesum yang beredar tersebut. Selain sudah ada tersangka yang ditahan, petugas juga masih mengejar seorang tersangka lainnya yang kini buron.

BACA JUGA: Tersangka Pria dalam Kasus Video Mesum Gangbang di Garut Meninggal karena Sakit

Hingga saat ini, dua tersangka yakni V dan W masih diamankan di Mapolres Garut. tersangka V merupakan seorang perempuan juga mantan istri almarhum yang ada dalam video asusila tersebut.

Terkait rencana V ingin melayat ke keluarga almarhum, kata Maradona, pihaknya belum dapat memutuskan karena belum ada permohonan dari tersangka maupun kuasa hukumnya.

"Belum ada permohonan resmi masuk ke kami," katanya.

BACA JUGA: Seorang Tersangka Video Gangbang Garut Idap HIV/AIDS

Sebelumnya, Polres Garut sudah menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembuatan dan penyebaran video asusila di Garut, dan masih mengejar tersangka lain yang terekam dalam adegan di video tersebut.

Dua tersangka yakni inisial V dan W sudah dilakukan penahanan, sedangkan tersangka A yang saat ini almarhum tidak dilakukan penahanan karena tersangka dalam kondisi sakit.

Tersangka A sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, kemudian meminta pulang ke rumah orang tuanya hingga akhirnya tersangka meninggal dunia Sabtu dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal