Wali Kota Bandung Jatuh Sakit saat Rapat Paripurna di Gedung DPRD

Yogi Pasha ยท Rabu, 10 Oktober 2018 - 17:45 WIB
Wali Kota Bandung Jatuh Sakit saat Rapat Paripurna di Gedung DPRD

Wali Kota Bandung, Oded M Danial. (Foto: iNews.id/Yogi Pasha)

BANDUNG, iNews.id - Wali Kota Bandung Oded M Danial jatuh sakit dan mendapatkan penanganan medis serius sesaat tiba di Gedung DPRD, Rabu (10/10/2018). Rencananya, Oded bersama Wakil Wali Kota Bandung akan mengikuti rapat paripurna dalam agenda jawaban wali kota atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Empat Usulan Raperda. 

Lantaran kondisinya itu, Oded batal mengikuti agenda rapat paripurna dan langsung dibawa ke rumah sakit kesehatan ibu dan anak (RSKIA) Kota Bandung. 

Ketua DPRD Kota Bandung, Isa Subagdja membenarkan jika Wali Kota Bandung jatuh sakit saat tiba di gedung dewan. Rapat paripurna tetap berjalan hanya diwakili oleh wakil wali kota. 

“Sedianya, rapat ini dihadiri langsung saudara Wali Kota, tetapi kesehatannya terganggu, sehingga mohon persetujuan anggota, untuk di wakili saudara Wakil Wali Kota. Saya meminta saudara Wali Kota untuk istirahat,” kata Isa Subagja, sesaat sebelum membuka Rapat Paripurna, Rabu (10/10/2018).

Sementara itu, Direktur Utama Rumah Sakit Kesehatan Ibu dan Anak (RSKIA) kota Bandung, dr Taat Tagore, yang sempat memeriksa kesehatan Oded mengatakan, Wali Kota Bandung tersebut disarankan untuk istirahat dan tidak mengikuti agenda hari ini.

“Saya tadi sempat menyampaikan supaya Pak Wali Kota istirahat saja dua tiga hari ini, tetapi beliau menolak dengan alasan banyak pekerjaan yang harus di selesaikan,” kata Taat di Gedung DPRD.

Namun karena tidak mau mengambil resiko, Taat kemudian mengontak dr Exenveny Lalopua, Direktur Utama RSUD Kota Bandung untuk mengirimkan dokter spesialis penyakit dalam.

Setelah diperiksa, dokter yang menangani Wali Kota Bandung Oded M Danial, dr Osman SpPd menjelaskan, Oded didiagnosa menderita penyakit Bronchitis akut. Dia menambahkan, penyakit tersebut bisa disebabkan beberapa faktor, diantaranya perubahan cuaca dan kelelahan.

“Sementara tidak perlu ada yang dikhawatirkan, tetapi memang sebaiknya istirahat saja dulu dalam dua tiga hari ini. Tidak perlu dirawat,” katanya. 

Disinggung tentang ada tidaknya makanan dan minuman yang harus dihindari dalam penyakit ini, dr Osman mengatakan tidak ada pantangan khusus untuk penyakit tersebut.


Editor : Himas Puspito Putra