Warga Terdampak Longsor di Cianjur Diminta Mengungsi Sementara

Mochamad Andi Ichsyan ยท Kamis, 10 Oktober 2019 - 09:30 WIB
Warga Terdampak Longsor di Cianjur Diminta Mengungsi Sementara

Warga berada di rumah yang tertimpa material longsor di Cianjur Jabar. (Foto: iNews/M Andi Ichsyan).

CIANJUR, iNews.id - Puluhan warga yang terdampak longsor di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), diminta tidak kembali ke rumahnya untuk sementara waktu. Sebab, potensi longsor susulan bisa terjadi kapan saja, apalagi saat sedang hujan deras.

Camat Cibeber, Ali Akbar mengatakan, longsor di Kampung Cirawa, Desa Kanoman, Kecamatan Cibeber ini menyebabkan tiga rumah rusak, dan pasangan suami istri tewas tertimbun reruntuhan longsor.

"Di lokasi dekat tebing ini juga ada enam rumah lainnya. Memang di sini akan direkomendasikan sebagai area rawan bencana tanah longsor," kata Ali kepada wartawan di Desa Kanoman, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jabar, Kamis (10/10/2019).

BACA JUGA: Pasangan Pengantin Baru di Cianjur Meninggal Dunia Tertimbun Longsor

Menurut dia, pihaknya masih menunggu kajian teknis dari BPBD Cianjur untuk rumah-rumah warga di sekitar tebing rawan longsor tersebut. Bila sudah rampung, aparatur kecamatan juga akan berdiskusi dengan masyarakat, bersedia atau tidak dipindah.

"Kalau mereka setuju, secepatnya kita pindah," ujar dia.

Bantuan logistik dari Pemerintah Kabupaten Cianjur kepada warga terdampak longsor yang kini diminta menempati lokasi pengungsian sementara. (Foto: iNews).

 

Sementara ini, dia mengatakan, sudah mengimbau warga untuk tidak menempati rumah-rumah yang terdampak longsor kemarin. Mereka bisa mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga dekat untuk sementara waktu.

BACA JUGA: 2 Buruh Bangunan Tewas Tertimpa Longsoran Tebing di Kintamani Bali

Alasannya, dikhawatirkan terjadi longsor susulan di sekitar lokasi tersebut, apalagi bila kondisi cuaca sedang hujan. Tujuan mereka mengungsi agar tidak ada korban lagi pascalongsor yang terjadi Selasa (8/10/2019) malam.

"Sementara kami imbau mengungsi, takut ada bencana susulan. Jangan sampai ada korban lagi," ujarnya.

Sebelumnya, pasangan suami istri di Kampung Cirawa, Hendri (21) dan Siti (20), tewas tertimbun material longsor. Mereka merupakan pasangan pengantin baru yang diduga sudah tertidur saat bencana itu datang.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal