Menhub Prihatin 2 Petugas Tol Cipali Jadi Korban Laka Lantas

Kristadi · Rabu, 13 Juni 2018 - 19:18 WIB

Menhub Budi Karya Sumadi meninjau arus mudik kapal di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (13/6/2018). (Foto: iNews/Kristadi)

SEMARANG, iNews.id – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku prihatin atas dua petugas Tol Cipali, Jawa Barat (Jabar), yang meninggal karena kecelakaan lalu lintas, Selasa (12/6/2018). Atas pengabdiannya, keluarga kedua korban mendapat santunan kecelakaan dari Jasa Raharja. Pemerintah juga akan memberikan beasiswa pendidikan bagi anak korban.

Kedua petugas Tol Cipali, Fahmi Hasyim (26), petugas patroli dari PT Lintas Marga Sedaya (LMS), dan petugas derek bernama Uus Rustiana (44), meninggal karena ditabrak minibus. Saat itu, keduanya sedang mengevakuasi kendaraan mogok di Kilometer (Km) 126, Desa Bantarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.

Menhub berharap agar kedua keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Keduanya bertugas untuk memperlancar arus mudik di jalan tol, namun keduanya mengalami musibah tragis. “Saya menyampaikan berdukacita,” kata Budi Karya Sumadi saat memantau arus mudik kapal dari Jakarta menuju Semarang di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (13/6/2018). Menhub juga menyampaikan kepada para pemudik berhati-hati selama perjalanan.

BACA JUGA: 2 Petugas Tol Cipali Tewas Ditabrak Pemudik saat Evakuasi Mobil Mogok

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Raharja Budi Rahardjo menegaskan, pihaknya sudah memberikan santunan kepada ahli waris kedua korban sebesar Rp50 juta, yakni istri korban Uus Rustiana dan anak korban Fahmi Hasyim. “Kami memberikan santunan kepada petugas mengingat petugas yang sedang menjalankan tugas negara untuk mengamankan Tol Cipali,” kata Budi Rahardjo.

Budi berharap agar semua petugas yang terlibat dalam kelancaran arus mudik tetap waspada dalam menjalankan tugas. Dia juga meminta kepada seluruh pengendara lalu lintas untuk menjaga keselamatan di jalan.

Diberitakan sebelumnya, dua petugas Tol Cipali tewas karena ditabrak sebuah minibus saat sedang mengevakuasi kendaraan mogok di Kilometer (Km) 126, Desa Bantarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Kecelakaan tersebut diduga terjadi karena sopir minibus mengantuk.

Kecelakaan bermula ketika dua petugas Tol Cipali, Fahmi Hasyim dan Uus Rustiana sedang mengevakuasi kendaraan mogok di Km 126 Tol Cipali Indramayu, Selasa pukul 12.00 WIB. Namun, tiba-tiba minibus dari arah Jakarta menuju Palimanan menabrak kedua petugas.


Editor : Maria Christina

KOMENTAR