2 Remaja Terdakwa Pembunuhan Gadis Dalam Karung di Tegal Divonis 5 Tahun Penjara

Yunibar ยท Selasa, 10 September 2019 - 20:23 WIB
2 Remaja Terdakwa Pembunuhan Gadis Dalam Karung di Tegal Divonis 5 Tahun Penjara

Dua terdakwa pembunuhan gadis dalam karung, NL dan AI hanya bisa tertunduk saat mendengarkan vonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Slawi, Kabupaten Tegal, Selasa (10/9/2019). (Foto: iNews.id/Yunibar)

SLAWI, iNews.id – Dua remaja terdakwa kasus pembunuhan gadis dalam karung di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal divonis lima tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Slawi, Kabupaten Tegal, Selasa (10/9/2019).

Kedua terdakwa yang masih berusia di bawah umur ini masing-masing berinisial NL (17) warga Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal; dan AI (15) warga Kajenengan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.

Vonis yang diterima kedua terdakwa itu lebih ringan satu tahun dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) pada sidang sebelumnya yang menuntut enam tahun penjara.

Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Indrawati mengatakan, kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan kekerasan terhadap anak yang menyebabkan kematian.

“Kedua terdakwa melanggar Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Selain pidana penjara, kedua terdakwa juga wajib mengikuti pelatihan kerja selama empat bulan,” katanya.

BACA JUGA:

2 ABG Terdakwa Pembunuhan Gadis Dalam Karung Menangis saat Jalani Sidang Perdana

5 Pembunuh Gadis Dalam Karung di Tegal Diancam Hukuman Seumur Hidup

Menanggapi vonis majelis hakim, JPU menyatakan pikir-pikir.
Sedangkan kuasa hukum terdakwa, Harnawan Sukma Mardiana mengaku menerima putusan dan sepakat tidak akan mengajukan banding.

“Putusan tersebut telah sesuai dengan peradilan anak. kedua terdakwa juga telah mengaku perbutannya dan menyesalinya,” katanya.  

Diketahui, kedua terdakwa NL dan AI ini secara bersama-sama dengan tiga pelaku lain Abdul Malik (20), Saiful Anwar (24), dan Muhammad Sopro'i (18) membunuh Nur Hikmah (16) teman sepermainannya secara keji pada 26 April 2019 lalu.

Jasad korban lalu diikat dan dimasukan dalam karung di sebuah rumah kosong. Namun lima bulan berselang, jasad korban ditemukan warga dalam kondisi tinggal tulang belulang.

Motif asmara, cemburu, dan sakit hati diduga menjadi alasan kelima pelaku membunuh korban yang teman sekaligus kerabat salah satu terdakwa.


Editor : Kastolani Marzuki