Wagub Jateng: Pondok Pesantren Harus Mampu Berdikari Secara Ekonomi

Antara ยท Rabu, 12 September 2018 - 14:05 WIB
Wagub Jateng: Pondok Pesantren Harus Mampu Berdikari Secara Ekonomi

Gubernur Ganjar Pranowo (depan, kanan) dan Wakil Gubernur Taj Yasin (kiri, depan) saat menghadiri pesta rakyat Tasyukuran Warga Jawa Tengah, Jumat (7/9). (Foto: Antara/R Rekotomo)

SEMARANG, iNews.id - Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen atau yang akrab disapa Gus Yasin terus mendorong para santri untuk merintis usaha di berbagai bidang sehingga bisa mandiri dan berdikari.

"Langkah itu dilakukan agar pondok pesantren mampu berdikari secara ekonomi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya," kata Gus Yasin di Semarang, Rabu (12/9/2018).

Pondok pesantren, kata dia, perlu membangun ekonomi yang mandiri agar bisa mencetak para wirausahawan yang nantinya berkontribusi langsung kepada masyarakat.

"Jadikan pesantren pusat pemberdayaan ekonomi umat dan bangsa. Pilar utamanya adalah ekonomi syariah, ekonomi yang berkeadilan," ujarnya.

Dia mengakui bahwa mayoritas pondok pesantren di Jateng belum mandiri dan masih mengandalkan bantuan dari donatur untuk pembiayaan keperluan sehari-hari.

Dia menegaskan pendidikan dan ekonomi pondok pesantren menjadi salah satu prioritas yang akan dikerjakan bersama Gubernur Ganjar.

Gus Yasin berpendapat, kemiskinan dapat ditekan melalui pendidikan dan pengetahuan, terlebih yang ditopang dengan nilai-nilai keagamaan.

"Pengetahuan itu bisa lebih baik jika pengetahuan itu kita topang dengan 'akhlakul karimah', dengan mengedepankan nilai-nilai keagamaan kita," katanya.


Editor : Muhammad Saiful Hadi