Gempa Besar Diprediksi Guncang Jabar, Ini Kata Ahli dari ITB

Arif Budianto ยท Kamis, 16 Agustus 2018 - 14:40 WIB
Gempa Besar Diprediksi Guncang Jabar, Ini Kata Ahli dari ITB

Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Okezone)

BANDUNG, iNews - Potensi gempa bumi di Jawa Barat (Jabar) cukup besar. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, potensi gempa bumi di Jabar bahkan mencapai 8 Modified Mercalli Intensity (MMI). Selain itu potensi gempa juga terdapat di seluruh Pulau Jawa, baik Jawa Tengah, maupun Jawa Timur. 

Kendati potensi gempa di Jabar diprediksi besar, tidak ada instrumen yang bisa memperkirakan kapan gempa tersebut akan terjadi. Demikian diungkapkan ahli geotektonik dan kegempaan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Benyamin Sapiie, menanggapi informasi yang beredar di masyarakat terkait potensi gempa di Jabar.

Dalam pesan berantai yang beredar via WhatsApp (WA), gempa diprediksi bakal terjadi dalam waktu dekat. Pesan itu sontak membuat banyak masyarakat resah.

"Secara umum potensi gempa di Jawa Barat jelas ada, termasuk (kekuatannya) besar berdasarkan pendekatan kualitatif, misalnya panjang sesar dan sejarah seismisitas. Tetapi tidak ada metoda yang bisa memprediksi, kapan gempa akan terjadi," kata Benyamin di Bandung, Kamis (16/8/2018).

Benyamin tidak bisa memperkirakan apakah gempa bisa mencapai 8 SR, sebagaimana banyak beredar di masyarakat. Namun kata dia, besaran gempa bisa diperkirakan berdasarkan bukti geologi dan sejarah kegempaan (statistik). Akan tetapi lagi-lagi hal itu tidak bisa menjadi sebuah kepastian.

Menurutnya, untuk meminimalisir korban dan kerusakan yang juga merugikan secara ekonomi, semua masyarakat perlu menyadari dan mengetahui potensi gempa Jabar. Dengan begitu, diharapkan masing-masing individu/masyarakat mempersiapkan program mitigasinya.

Menurutnya, edukasi yang bisa dilakukan kepada  masyarakat terkait lingkungan tempat tinggal seperti kondisi geologi maupun bangunan dan infrastrukturnya. "Kita coba hidup bersahabat dengan gempa karena kita hidup pada daerah tektonik aktif bahkan beberapa kota dilewati oleh sesar aktif seperti misalnya Sukabumi dan Lembang," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala PVMBG, Kasbani menyebut, potensi gempa di Jabar dan Pulau Jawa secara umum cukup tinggi. Potensi gempa itu terjadi karena di Pulau Jawa terdapat pertemuan sesar atau patahan Indo-Australia dan Eurasia.

Di Pulau Jawa terdapat lima sesar aktif, antara lain, sesar Cimandiri di Jawa Barat, sesar Lembang, Kabupaten Bandung Barat, sesar Jakarta di Jakarta, sesar Opak di Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, sesar Grindulu di Pacitan, Jawa Timur.

“Tetapi kita tidak bisa memprediksi kapan, di mana, dan seberapa besar kekuatan gempa itu. Yang pasti, pengetahuan tentang potensi gempa ini, bukan untuk menakut-nakuti masyarakat, melainkan agar kita waspada dan menyiapkan diri jika gempa terjadi,” kata Kasbani.


Editor : Himas Puspito Putra