Wanita Muda yang Tewas di Lokalisasi Sunan Kuning Punya Anak Kecil

Ahmad Antoni, Antara ยท Kamis, 13 September 2018 - 19:55 WIB
Wanita Muda yang Tewas di Lokalisasi Sunan Kuning Punya Anak Kecil

Petugas Polsek Semarang Barat mengolah tempat kejadian kasus tewasnya seorang wanita muda di Wisma dan Karaoke Mr Classic kawasan lokalisasi Sunan Kuning, Semarang, Kamis (13/9/2018). (Foto: Antara)

SEMARANG, iNews.id – Teka-teki terkait tewasnya Ayu Sinar Agustin alias Asih yang akrab dipanggil Ninin (23) di Wisma dan Karaoke Mr Classic Gang 3 Komplek Lokalisasi Sunan Kuning, Kota Semarang hingga kini masih menjadi misteri. Polisi juga belum bisa memastikan penyebab tewasnya korban.

Kapolsek Semarang Barat Kompol Donny Eko Listyanto mengatakan penyebab pasti kematian korban yang sudah tiga tahun di tempat tersebut masih dalam penyelidikan. "Kondisi tertutup selimut, masih proses olah tempat kejadian," katanya, Kamis (13/9/2018).

Salah seorang warga, Yudi, mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh petugas yang biasa membersihkan tempat tersebut. "Ditemukan sekitar pukul 14.20 WIB," katanya.

Menurut dia, korban yang berasal dari Kabupaten Kendal tersebut diketahui memiliki seorang anak yang masih kecil.

Salah seorang saksi, Nur menuturkan, sebelum ditemukan tewas Ninin sudah tidak terlihat keluar kamar sejak pagi. "Ninin kalau keluar biasanya untuk sekadar makan, ini sudah tidak terlihat sejak pagi. Karena khawatir saya gedor-gedor pintu kamarnya, namun tak ada jawaban sama sekali," ungkap Nur kepada polisi.

BACA JUGA:

Janda Cantik Karyawati Bank di Bandung Tewas Penuh Luka Tusuk di Rumah

Wanita Muda Penghuni Lokalisasi Sunan Kuning Ditemukan Tewas Telanjang

Merasa ada yang ganjil, Nur kembali mendatangi wisma korban dan mencoba mengetuk pintu kamarnya. "Digedor-gedor juga gak ada jawaban dari dalam. Akhirnya saya minta tolong penghuni lainnya untuk mendobrak pintu kamar Ninin. Pas dibuka, saya kaget, dia sudah terbujur kaku," ungkapnya.

Polisi yang menerima laporan tentang penemuan korban tewas tersebut langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga menerjunkan anjing pelacak untuk menelusuri kemungkinan adanya orang lain yang mengetahui tewasnya korban. 


Editor : Kastolani Marzuki